Live SCTV : Siang Ini Timnas Indonesia U-19 Siap Hadapi Korea...

Live SCTV : Siang Ini Timnas Indonesia U-19 Siap Hadapi Korea Selatan

BERBAGI

JAKARTA, kabarpolisi.com – Pelatih Timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri memohon doa dan dukungan agar anak asuhnya dapat bermain maksimal serta dapat meraih kemenangan saat melawan Korea Selatan.

Timnas Indonesia U-19 bakal menghadapi tuan rumah Korea Selatan pada pertandingan ketiganya di Kualifikasi Piala Asia Grup F, Sabtu (4/11/2017) dan akan disiarkan secara langsung SCTV siang ini

“Kami harap suporter Indonesia hadir lebih banyak ke stadion karena besok hari Sabtu yang notabene hari libur. Kami akan berjuang keras agar meraih hasil terbaik dan kita sekali lagi tak gentar melawan Korea Selatan,” ujar pelatih asal Sumatera Barat ini.

Sementara itu, siang kemarin seluruh pemain dan ofisil melakukan salat Jumat di Masjid Al Ikhlas, Uijongbu, Gyonggido, Korea Selatan. Suasana religius terlihat dalam kegiatan ini.

Ini tentu menjadi hal positif jelang melawan Korea Selatan di Paju Public Stadium. Dari tempat menginap, rombongan pemain dan ofisial Garuda Nusantara julukan Timnas U-19 bergerak menuju lokasi tempat salat Jumat.

Setibanya di lokasi rombongan yang dipimpin oleh Indra Sjafri disambut oleh beberapa staf Kedutaan Besar Republik Indonesia di Korea Selatan dan warga Indonesia yang ada di sana.

Para pemain langsung berbaur dengan masyarakat muslim sekitar yang juga ingin melaksanakan salat Jumat. Rachmat Irianto dan kawan-kawan juga dengan ramah melayani permintaan foto dari masyarakat Indonesia yang sedang melaksanakan sholat.

Bantai Timor Leste

Kamis lalu, Timnas Indonesia U-19 kembali sukses meraih kemenangan telak di kualifikasi Piala Asia U-19. Setelah menang lima gol tanpa balas melawan Brunei Darussalam di laga pertama, Garuda Nusantara kembali menang dengan skor yang sama saat melawan Timor Leste di pertandingan kedua grup F.

Menghadapi Timor Leste, pelatih Indra Sjafri melakukan beberapa perubahan dalam starting XI pilihannya dengan dua bintang dalam kemenangan melawan Brunei Darussalam, Egy Maulana dan Rafli hanya duduk di bangku cadangan.

Begitu peluit tanda pertandingan dimulai dibunyikan, Indonesia langsung mencoba mengambil inisiatif serangan. Lima menit pertandingan berjalan, Garuda Nusantara memiliki peluang lewat tendangan bebas M Iqbal yang masih mampu ditepis kiper Timor Leste, Fernando Da Costa.

Indonesia terus menguasai permainan, sementara Timor Leste lebih memilih untuk menumpuk pemain di area sendiri dan sesekali melakukan serangan balik. Pada menit ke-15, Timor Leste mendapatkan peluang lewat situasi bola mati, namun upaya dari Tomas Sarmento masih belum menemui sasaran.

Selain satu menit, Indonesia memiliki tiga peluang beruntun. Di awali dari pergerakan dari Rifad Marasabessy, sapuan dari kiper Timor Leste tak sempurna dan membuat bola membentur tiang gawang. Bola muntah itu coba dimanfaatkan oleh Resky Fandi, namun belum berhasil, begitu juga dengan tembakan dari Asnawi juga masih menyamping tipis di sisi kanan gawang Timor Leste.

Indonesia terus mengurung pertahanan Timor Leste. Pada menit ke-28, Garuda Nusantara kembali memiliki peluang emas. Namun lagi-lagi peluang dari tembakan keras Muhammad Iqbal itu masih mampu ditepis oleh kiper Timor Leste.

Terus dikurung oleh Indonesia, Timor Leste sesekali melakukan serangan balik memanfaatkan kesalahan pemain Indonesia untuk mengancam balik. Salah satu peluang emas diciptakan Timor Leste pada menit ke-35, beruntung bagi Indonesia tembakan dari Danilson Conceicao Araujo itu masih belum menemui sasaran. Skor 0-0 pun bertahan hingga pertandingan babak pertama usai.

Setelah tak ada gol yang tercipta di babak pertama, pelatih Indra Sjafri melakukan dua pergantian sekaligus di awal babak kedua. Egy Maulana dan Saddil Ramdani masuk untuk menggantikan Resky Fandi dan Witan Sulaeman. Pergantian itu memberikan efek cepat. Lima menit setelah masuk, Saddil Ramdani memecah kebuntuan lewat sebuah tendangan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dibendung oleh kiper Timor Leste.

Setelah mencetak gol, Indonesia justru sempat kehilangan momentum dan itu berhasil dimanfaatkan oleh pemain Timor Leste untuk mengancam pertahanan Garuda Nusantara. Beruntung pertahanan Indonesia sigap menghalau peluang dari Yohanes Kapitan dan juga Expedito Soares.

Pada menit ke-59, Indonesia sukses menggandakan kedudukan. Sebuah upaya dari Hanis Saghara mampu menerobos kotak penalti Timor Leste sebelum melepaskan tendangan melengkung kaki kiri yang tak mampu dihalau oleh kiper Fernando Da Costa.

Unggul dua gol, Indonesia semakin bersemangat menggempur pertahanan Timor Leste. Namun upaya Garuda Nusantara baru terwujud di lima menit terakhir. Tak tanggung-tanggung, di lima menit penutupan itu Indonesia mampu mencetak tiga gol beruntun.

Yang pertama adalah gol dari Egy Maulana pada menit ke-85 usai menerima umpan cantik dari Feby Eka Putra yang mengubah skor menjadi 3-0. Nama yang sama kemudian kembali mencetak gol dua menit berselang lewat sebuah tendangan bebas mendatar ke sisi kanan gawang Timor Leste sebelum Egy menutup pesta gol lewat sontekannya di masa injury time setelah memanfaatkan umpan datar dari Rifad Marasabessy. Skor 5-0 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Kemenangan ini menjadi kemenangan kedua Indonesia di kualifikasi Piala Asia U-19. Sebelumnya Garuda Nusantara juga meraih kemenangan lima gol tanpa balas saat melawan Brunei Darussalam. Dua kemenangan ini menempatkan Indonesia untuk sementara di puncak klasemen Grup F dengan enam poin, unggul tiga poin dari Malaysia yang baru memainkan satu pertandingan.

Mohammad Devara Pratama

LEAVE A REPLY