BERBAGI

Batusangkar, kabarpolisi.com – Cymbopogon nardus lebih dikenal dengan nama serai atau Sereh wangi atau citronella grass adalah jenis rumput-rumputan dari ordo Graminales yang khas dari daerah-daerah tropis Asia. 

C.nardus bersifat perennial(selalu tumbuh sepanjang tahun). C. nardussangat terkenal sebagai rempah-rempah dalam masakan Asia (terutama dalam kuliner Thailand dan Indonesia), namun juga dapat diseduh menjadi teh herbal dengan aroma lemon yang khas.

Sereh wangi juga dapat dibuat menjadi citronella oil yang memiliki sifat-sifat yang menguntungkan seperti anti-nyamuk, anti-jamur, antibakteri,larvasidal, anti-inflammatory, aromatik, antipiretik (dapat meredakan demam dan sakitkepala), antispasmodic (bersifat sebagai muscle relaxer), dan dapat digunakan untuk agen-agen pembersih.

Di daerah Karibia dan India, sereh wangi adalah komposisi utama dari pengobatan-pengobatan tradisional untuk meredakan demam, nyeri eksternal, dan artritis. Daun dari sereh wangi juga merupakan sumber selulosa yang baik untuk pembuatan kertas dan kardus.

Kisah menarik dan penuh tantangan dari Serai Wangi inilah kemudian muncul seorang Brigadir Polisi bernama Rahmad Joliardi dengan satu prediket Bhabinkamtibmas Terbaik Tingkat Polda Sumbar.

Joliardi yang akrab di sapa dengan panggilan kecilnya, kenyot ini, tiada henti mengedukasi masyarakat di Kecamatan Rambatan agar menfaatkan tanah yang belum terolah atau lahan kosong untuk ditanami serai wangi.

Hal itu tidaklah semudah membalikan telapak tangan,  butuh perjuangan dan kesabaran. Tapi tak ada kata menyerah bagi kenyot untuk selalu berada di tenggah-tenggah masyarakat.

Setiap kesempatan polisi ramah nan mudah senyum ini selalu berada ditenggah masyarakat, baik itu di kebun-kebun masyarakat ataupun warung-warung kopi, hanya untuk bicara tentang serai wangi.

Akhinya Klkerja keras kenyot membuahkan hasil. Masyarakat mulai mengolah lahan-lahan kosong dengan serai wangi. Akhirnya serai wangi ini benar-benar wangi dan tercium sampai keluar Tanah Datar.

Gubernur Irwan Prayitno pernah berkunjung ke kebun serai wangi masyarakat yang merupakan binaan kenyot ini, bahkan RI 4 pun pernah diagendakan berkunjung kesana.

Meski pola binaan kemasyarakatannya telah membuahakan hasil, namun tidak membuat polisi yang suka naik gunung ini berpuas diri,  bahkan dia semakin keras memotivasi warga binaannya selaku Bhabinkamtibmas di Mapolres Tanah Datar dan di tempatkan di Kecamatan Rambatan tepatnya di Nagari Balimbing.

Kenyot awalnya harus berpikir keras untuk memilih tanaman yang cocok untuk daerah Kecamatan Rambatan,  pasalnya kecamatan tersebut merupakan daerah bayangan hujan. Akhirnya dipilih serai wangi untuk dibudidayakan.  Mulailah Bhabinkamtibmas itu mengedukasi masyarakat tentang cara membudidayakan serai wangi.

Kerja keras tiada henti ini akhirnya membuahkan prestasi membanggakan dan mengharumkan nama Sumatera Barat di pentas nasional.  Keuletan kenyot membuahkan hasil terpilihnya kenyot menjadi Bhabinkamtibmas terbaik tingkat Polda Sumbar dan berhak mendapatkan Pin Emas dari Kapolri.

Untuk menjadi Bhabinkamtibmas terbaik itu Rahmad harus mengikuti serangkaian seleksi yang sudah berlangsung sejak bulan Mei 2019 lalu. Perjuangan itu tidaklah muda karena harus bersaing dan bertarung melawan utusan dari Polres se Sumbar.

Melalui seleksi ketat itu,  akhirnya Brigadir Rahmad Joliardi terpilih dan ditetapkan menjadi Bhabinkamtibmas terbaik tingkat Polda Sumbar.

Meski kenyot belum terpilih dan masuk nominasi 6 terbaik dari Polda se Indonesia,  tidaklah membuatnya kecewa,  tetapi justru lebih bersemangat memberikan yang terbaik untuk wilayah binaannya. Baginya bekerja adalah sebuah pengabdian,  sementara yang lainnya adalah bonus dari bekerja dengan profesional itu.

Setiap prestasi patut diapresiasi begitu juga Kapolri Jenderal Pol Muhammad Tito Karnavian, Phd memberikan apresiasi untuk polisi-polisi terbaik,  termasuk kenyot. 

Tito Karnavian memberikan penghargaan berupa Pin Emas kepada Brigadir Pol Ramad Joliardi. Penyerahan penghargaan ini dilaksanakan Rabu (10/7) bersamaan dengan Peringatan HUT Bhayangkara ke 73 tingkat Polda Sumbar.

Kepada Kabarpolisi.com, si Brigadir Serai Wangi ini menyebutkan menerima hadiah dari Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal, SH, MH berupa PIN emas, Tropi dan uang pembinaan.

Brigadir Rahmad Joliardi terlahir di kota Padang 26 Januari 1987. Lelaki Nganteng ini memiliki satu istri bernama Ns.Sesri Erliyanti S.Kep dan dianugerahi seorang anak bernama Ervito paramaditya.

Dia melalui pendidikan dasar di SD 22 kampung baru Batusangkar tamat tahun 1999, SMPN 1 Batusangkar tamat 2002 dan SMAN 1 Batusangkar tamat 2005. Terakhir si Brigadir Serai Wangi masih melanjutkan kuliah UMSB jurusan Hukum semester 8 atau sedang skripsi.

Bravo Brigadir Serai Wangi (*)

Awaluddin Awe
Wartawan Kabarpolisi.com Sumbar