Penyebar Foto Gay Dicari Polisi

Irjen Polisi M. Iriawan

JAKARTA, kabarpolisi.com – Pelaku penyebar foto gay yang digerebek Polres Jakarta Utara kini dicari polisi. Seperti diberitakan, polisi menggerebek sebuah event prostitusi gay ‘The Wild One’ di kawasan Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, Senin (22/5).

Pada proses penggrebekan itu Polisi mengamankan 141 orang yang melanggar UU No 4 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Proses penggrebekan yang dilakukan oleh pihal kepolisian ini menui banyak komentar masyarakat, lantaran foto-foto “bugil” para pelaku itu beredar luas dilaman media sosial.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Polisi Mochamad Iriawan mengaku pihaknya melalui Propam sedang mendalami siapa pelaku dibalik berdarnya foto para pelaku.

“Kita sedang lakukan pendalam, kenapa foto yang maaf telanjang itu bisa beredar diluar,” ungkap Iriawan, Selasa (24/5). Dia mengakui saat berlangsungnya penggrebekan ada pihak lain ikut terlibat.

“Karena waktu penggerebekan itu kan ternyata ada orang lain diluar kepolisian, ini akan kita lakukan pendalaman,” ujarnya.

Dihubungi terpisah, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Warsito mengatakan hal senada.

“Kemarin itukan banyak wartawan ikut operasi. Itu makannya mulai sekarang kita minta pada temen- temen kalo operasi jangan bawa wartawan dulu. Sebab kalo kesebar seperti inikan akhirnya saling ruduh,” keluhnya.

Warsito melanjutkan, pihaknya sedang memastikan dari mana beredarnya foto-foto tersebut.

“Foto yang beredar itu memang tidak elok oleh karena itu kami sedang mendalami siapa yang menyebarkan foto ini. Penyidiknya lagi ditanyakan laporannya berapa orang wartawan yang ikut dalam operasi itu,” pungkasnya.

Sementara itu, Polres Metro Jakarta Utara telah memulangkan 126 orang yang ada di lokasi. “Sudah kita pulangkan, ” kata Kapolres Jakarta Utara Kombes Polisi Dwiyono kepada kabarpolisi.com kemarin. (Ceko)

BACA JUGA  Ratusan Pedangang Borobudur Eks SKMB : Bersyukur Telah Di Tempatkan Di Tempat Yang Layak Dan Pendapatan Meningkat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.