Beranda SOSOK Kompol H. Tosriadi Jamal SH, Polisi Humanis dan Religi di Pilbub...

Kompol H. Tosriadi Jamal SH, Polisi Humanis dan Religi di Pilbub Padang Pariaman

BERBAGI

KOMPOL H. TOSRIADI JAMAL SH (kanan)
SAAT SERTIJAB KASAT NARKOBA POLRES TANGERANG

Jakarta, Kabarpolisi.com – Tak banyak anggota Polri yang berhasil mendulang sukses di bidang politik pilkada, H. Tosriadi Jamal SH, adalah salah satunya. Calon Bupati Padang Pariaman 2020 -2025 ini dinilai berhasil meraut politik pilkada dengan pendekatan humanis, ekonomi dan religi.

Awalnya tak seorang pun menduga Kasatres Narkoba Polres Tangerang ini bakal diterima masyarakat menjadi calon Bupati Padang Pariaman. Sebab dikepala masyarakat imaginasi polisi itu sudah terlanjut negatif.

Tosriadi sendiri merasakan adanya suara minor yang ditujukan kepada dirinya, terkait dengan biaya yang dikeluarkannya selama sembilan bulan melakukan sosialisasi sebagai calon bupati Padang Pariaman.

Suara minor itu mengkaitkan biaya sosialisasi Tosriadi Jamal yang begitu banyak dan dinilai tidak ideal dengan posisinya sebagai seorang anggota Polri dengan jabatan Kasat Narkoba. Padahal, mereka sama sekali tidak mengetahui bahwa selain menjadi anggota Polri dan menjabat Kasat, Tosriadi Jamal juga mengelola sejumlah bisnis sangat menguntungkan bersama keluarganya.

Saat ini Tosriadi Jamal memiliki empat perusahaan inti yang menjadi sumber pendapatan lebih besarnya dibandingkan gaji sebagai anggota Polri.

Keempat perusahaan itu adalah PT Tirta Jaya Madiri bergerak dalam bidang konstruksi di Jakarta, PT Bangun Batang Kasang juga bergerak sebagai kontraktor sipil di Padang, PT Agro Batang Kasang bergerak dalam bidan perkebunan dan export, yakni perusahaan yang menaungi perkebunan Serai Wangi yang menjadi pusat kegiatan komunikasi Tosriadi dengan masyarakat Padang Pariaman sejak sembilan lalu.

Terakhir, BS Travel, adalah perusahaan perjalanan haji dan umroh milik Tosriadi Jamal yang sudah malang melintang di Tangerang dan Padang Pariaman.

Dengan kinerja perusahaan tersebut Tosriadi Jamal sudah memeroleh tambahan income yang lumayan besar, diluar statusnya sebagai anggota polisi aktif.

Ibadah di Politik

Sebagai pengusaha dan polisi sesungguhnya pribadi Tosriadi Jamal sangat rendah hati. Dia selalu tulus memberikan apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat, termasuk salah satunya membuka jalan di daerah Sikucua  Kampung Dalam, Padang Pariaman.

Disini Tosriadi mendatangkan secara khusus alat berat untuk memperbaiki jalan yang kondisinya sudah rusak parah. Bayangkan untuk mengangkut apa saja ke daerah ini cuma menggunakan sepeda motor dan melalui badan jalan selebar 30 Cm.

Tidak cuma memberikan bantuan, Tosriadi pun ikut bergotong royong di hari pertama pekerjaan jalan tersebut bersama masyarakat setempat. Setelah itu pekerjaan dilanjutkan tim teknis bersama alat berat dan masyarakat.

Kini jalan yang menghubungkan jalan kabupaten di kecamatan Kampung Dalam sepanjang 2,5 Km tersebut sudah bagus dan bisa dimasuki kendaraan roda empat. Masyarakat setempat sangat berterimakasih kepada Tosriadi Jamal.

BACA JUGA  Jendral Ini Rela Bersihkan Toilet Mushalla

Selain itu, di Kampungnya sendiri di Kasang, Tosriadi juga telah membuka jalan baru sepanjang 6 km. Jalan baru ini berfungsi melepas Kasang sebagai daerah terisolir.

Tosriadi juga membangun satu Mushala di Perumahan Kasai Permai bersama masyarakat dan mengaji gratis terhadap anak anak di Kasang utk memberantas buta baca Al-Quran dan menanamkan ibadah dengan mengajak anak anak untuk kembali ke surau

Aktifitas awal yang mengantarkan Tosriadi Jamal menjadi dikenal di bursa Pilbub Padang Pariaman adalah penanaman Serai Wangi. Perusahaan Tosriadi Jamal, PT Agro Batang Kasang menjadi perusahaan inti dan kelompok masyarakat sebagai plasmanya.

Ada dua alasan mengapa nama Tosriadi Jamal SH menjadi sangat dikenal melalui kegiatan penanaman Serai Wangi ini.

Pertama sistim subsidi awal Rp5 juta per hektar bagi setiap plasma sangat membantu masyarakat memulai usaha penanaman serai wangi itu. Dan inilah nilai yang diperoleh Tosriadi Jamal dimata plasmanya sebagai calon bupati baik. Mau turun duluan untuk mengambil keuntungan bisnis bersama.

Kedua, Tosriadi juga mau mensubsidi petani plasmanya pergi umroh dengan dana talangan dan kemudian dibayar apabila sudah panen nanti.

Pada periode ini sebenarnya sudah dijadualkan sejumlah petani plasma Tosriadi Jamal berangkat umroh. Tapi karena wabah Virus Corona program umroh itu tertunda.

Tentang penanaman Serai Wangi ini, Tosriadi Jamal bercerita bahwa diawali dengan niat yang tulus 10 bulan yang lalu tepatnya di bulan September 2019, Dia dengan dukungan masyarakat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Padang Pariaman hari ini sudah mulai terlihat hasilnya

Beberapa perkebunan serai wangi yang dia tanam bersama masyarakat sudah mulai dipanen dan hasilnya pun sudah dapat terjual

Sampai saat ini, kata Tosriadi Jamal, sudah hampir 600 Ha perkebunan yang diusahakan masyarakat sudah dapat memutus mata rantai pengangguran dan sedikit demi sedikit masyarakat sudah dapat menikmati hasil usaha perkebunan serai wangi  yang ditanam 10 bulan yang lalu

“Alhamdulillah berkat pertolongan Allah SWT saya sudah bisa mendirikan pabrik penyulingan di Kasang Kecamatan Batang  Anai Kabupaten Padang Pariaman dan Insya Allah pabrik akan saya kembangkan di setiap nagari 1 pabrik penyulingan dan Kasang sebagai sentral Penyulingan,” tulis Tosriadi Jamal melalui WA nya, Sabtu (15/5).

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan doa dan supportnya atas keberhasilan usaha kerakyatan di Padang Pariaman ini,” tulis Tosriadi Jamal lebih lanjut.

BACA JUGA  Jendral Ini Rela Bersihkan Toilet Mushalla

Pengakuan Pribadi

Apa kata Tosriadi Jamal tentang semua cerita mengenai dirinya sebagai anggota polisi, sebagai pengusaha dan calon bupati Padang Pariaman. Menurut anak nagari Kasang kelahiran 19 Oktober 1971 ini, betapapun rimba perpolitikan dinilai tidak bagus tetapi pengalaman dirinya menjalani proses politik Pilkada Padang Pariaman dengan ikhtiar ibadah, merasakan dinamika politik pilkada berjalan positif.

Satu hal yang membuat diri Tosriadi Jamal nyaman menjalani proses Pilkada adalah dirinya tidak pernah mempersoalkan sisi cost yang dia keluarkan. Contoh pada era Covid 19 ini dua timnya terus turun ke lapangan membantu masyarakat melakukan penyemprotan disinfektan, pembagian masker, APD dan sembako.

Bagi suami Erna Yulita, SH dan ayah dari Muhammad Kelvin Riady, Muhammad Farel Riady dan Muhammad Hafis Riady ini kontribusi dalam bidang politik dalam bentuk materi tersebut sudah dianggapnya sebagai ibadah saja, bukan sebagai cost politik.

Tosriadi mengaku bahwa dirinya selama ini sudah banyak menerima anugrah dari Allah. Oleh sebab itu dia juga meniatkan sebagai ibadah kegiatan sosial politik yang sedang dia jalankan di Padang Pariaman itu.

Dia mengaku bukan orang berlatar belakang politik. Tetapi dengan keterlibatannya di Pilkada Padang Pariaman Tosriadi melihat dinamika politik yang dijalaninya relatif bagus. Tidak ada resistensi politik terhadap dirinya. Malahan yang terjadi dia banyak mendapatkan simpati dari berbagai kalangan.

“Niat saya maju menjadi Bupati Padang Pariaman murni ingin memperbaiki ekonomi masyarakat. Salah satunya melalui usaha Serai Wangi ini. Sebab outputnya secara ekonomi bagus untuk masyarakat dan daerah,” ujar Tosriadi yang mewarisi darah kepemimpinan kakeknya seorang mantan Wali Nagari dan Ketua KAN kanagarian Kasang.

Sang kakek juga dikenal sebagai salah satu tokoh pejuang melawan Belanda di daerah Lubuk Alung lama. Nama sang Kakek tersebut adalah Kambaruddin. Dia meninggal tahun 1942, saat sang ibu Tosriadi masih berusia dua tahun.

Darah Juang sang Kakek memang sangat mewarnai pola pikir, pola tindak dan karakter Tosriadi sejak mulai masuk anggota kepolisian di Padang pada tahun 1993 sampai kemudian menjadi Kasat Res Narkoba di Polres Tangerang. Tak banyak yang tahu bahwa Tosridi Jamal sangat dekat dengan anggotanya. Bahkan secara bergilir Tosriadi melalui perusahaan umbrohnya memberangkatkan anggotanya Umbroh secara gratis.

Sikap yang sama juga dia tunjukan dalam kehidupan bermasyarakat, baik di tempat tinggalnya di Villa Melati Mas Blok Vista 1 no 31 BSD Tangsel, Banten, atau Tangerang secara keseluruhan. Begitu juga di Kampung halamannya di Kasang, Batang Anai Padang Pariaman.

BACA JUGA  Jendral Ini Rela Bersihkan Toilet Mushalla

Baru kali inilah terjadi, seorang calon bupati di Padang Pariaman yang sangat dihargai oleh kawan dan lawan Pilkadanya. Itu diperoleh Tosriadi karena menerapkan humanisme dan religi dalam berpolitik. Sehingga cara berpolitiknya pun menjadi berakhlak dan bermoral.

Makanya menjadi tidak aneh berbagai tokoh masyarakat mensupport penuh Tosriadi Jamal maju menjadi calon bupati Padang Pariaman bersama pasangannya Drs Idarussalam Tuanku Sutan, seorang birokrat senior Pemda Padang Pariaman dan tokoh senior di Pondok Pesantren di Sumbar.

Drs Idarussalam saat ini adalah Asisten I pemda Padang Pariaman. Dia adalah anak kedua Buya Ali Amran, Pendiri Pondok Pesantren Nurul Yakin Ringan Ringan, Padang Pariaman.

Pasangan ini dinilai sebagai gabungan ideal dari dua latar belakang berbeda yakni polisi bervisi dunia usaha dengan birokrat yang religi.

Sosok Idarussalam sendiri dimata Tosriadi Jamal adalah jawaban dari bentuk visi pembangunan Kabupaten Padang Pariaman Tosriadi Jamal yakni membangun ekonomi dan moral masyarakat Padang Pariaman sekaligus. (*)

(Awaluddin Awe)

RIWAYAT HIDUP TOSRIADI JAMAL

Nama          : Tosriadi Jamal,SH
TTL              : Kasang, 19.
                       Oktober 1971
Suku            : Koto , Minang
Pekerjaan    : Polri
Alamat        : Villa Melati Mas Blok 
                       Vista 1 no 31 BSD. 
                       Tangsel, Banten

ISTRI

Nama            : Erna Yulita,SH
Suku              : Sikumbang
Pekerjaan     : Wiraswasta

JABATAN DI PERUSAHAAN

– Dirut PT Bangun Batang Kasang
– Dirut PT Agro Batang Kasang
– Komisaris PT Bahana Sukses Sejahtera ( Travel Haji & Umroh)

ANAK

1. Muhammad Kelvin Riady
2. Muhammad Farel Riady
3. Muhammad Hafis Riady

RIWAYAT PENDIDIKAN

A. Umum

1. SD  Inpres Kp Koto Kasang, Batang
    Anai Kab PD Pariaman tamat tahun. 
    1985
2. SMP 15 Padang tamat tahun 1988
3. SMA 7 Padang tamat tahun 1991
4. Universitas Eka Sakti Padang tamat
    1998

B. Pendidikan Polri

1. Seba Polri 1992/1993
2. Dikjur Reskrim 2000
3. Setukpa Polri 2005
4. JCLEC  2010
5. SESPIMMA Polri 2016

Riwayat Jabatan

1. 1993 s/d 2005 Ba Reskrim  Polresta
     Padang
2. 2005 Danton Dalmas Polda Metro
    Jaya
3. 2006 s/ 2007 Panit Jatanras Polres
     Metro Jakbar
4. 2007 s/d 2010 Panit Judsus Polres
     Metro Jakbar
5. 2010 s/d 2012 Kanit Reskrim Polsek
    Kali deres
6. 2012 s/d 2015 Kanit Reskrim Polsek
    Cengkareng
7. 2015 s/d 2016 Kanit Reskrim Polsek
    Tambora
8. 2016 s/d 2017 Kapolsek Kragilan
9. 2017 sampai sekarang Kasat. 
    Resnarkoba Polresta Tangerang