BERBAGI

Bang Dhany begitu dia dipanggil. Lahir dan besar di Jakarta. Bermukim di perbatasan Jakarta dan Tangerang Selatan. Karena puluhan tahun “beredar” di dua daerah ini, dia sangat paham kondisi Jakarta dan Tangerang Selatan. Namun, dia lebih senang dipanggil sebagai “Anak Tangsel”.

Ada tiga hal yang menjadi perhatian kita bila berbicara dengan Dhany Marlen, ST, MM Calon Legislatif Partai Golkar daerah pemilihan Banten III ini.

Pertama, jika melihat penampilan dan wajahnya banyak yang menyebut Dhany Marlen berwajah dan tampang Turki. Tinggi besar dengan kulit putih dan jenggot di dagunya.

Kedua, jika kita berbicara dengan Dhany, pasti sepanjang obrolan dia akan membahas perhelatan akbar Piala Dunia 2022. Dia ingin pesta sepakbola sejagat itu digelar di Tanah Air – nya : Indonesia.

Ketiga, ketika membahas visi misinya sebagai calon anggota DPR, dia akan berbicara tentang Kota Tangerang Selatan (Tangsel) satu dari tiga daerah pemilihannya. Dia memang cinta mati dengan Tangsel dan dia kagum dengan kepemimpinan seorang wanita tangguh Airin Rachmi Diany yang kini Walikota Tangerang Selatan.

“Tentang Recep Tayyip Erdogan Presiden Turki, saya memang pengagum beliau. Tapi saya bukan orang Turki. Tapi asli Indonesia,” katanya ramah mengawali pembicaraan dengan wartawan.

Bagi Dhany Marlen, Erdogan adalah pemimpin hebat dan merakyat. “Beliau satu-satunya pemimpin dunia Islam yang berani melawan arogansi Amerika Serikat dan Rusia. Erdogan sangat disayangi rakyat Turki. Beliau pemimpin hebat,” kata Dhany sambil mengacungkan dua jari jempolnya.

Nah, tentang sepakbola?

Jangan ajak lelaki ramah bertubuh subur ini bicara sepakbola, pasti dia betah dan akan mengulas berbagai aspek ; mulai dari melahirkan bibit sepakbola, kompetisi, Piala Dunia 2022 dan klub idolanya Real Madrid dan Liverpool. Dia paham betul.

Karena kegilaannya pada sepakbola itu dia rela terbang ke Kota Madrid Spanyol untuk sekedar menonton El Clasico di Santiago Bernabeu, markas Real Madrid. Dia juga rela terbang kota Liverpool hanya untuk sekedar menonton Muhammad Salah.

Dhany Marlen namanya. Dia sahabat Sarman inisiator Piala Dunia 2022 di Indonesia. Dhany Marlen Bendahara Umum Ormas Projo (Pro Jokowi) itu habis-habisan mendukung kawannya Sarman hingga ke markas FIFA di Zurich, Swiss agar Indonesia bisa menjadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022 di Indonesia.

“Sepakbola itu alat pemersatu bangsa. Karena itulah saya ingin sepakbola Indonesia bisa pentas di Piala Dunia,” ucapnya serius.

Dia mengatakan, Indonesia punya gudang pemain berbakat. Sayang selama ini hanya main di liga lokal. Akibatnya ketika berlaga di kancah internasional, timnas Indonesia sering keteteran.

“Tapi di bawah asuhan Luis Milla dan Fahri Husaini, tanda-tanda sepakbola kita akan bangkit sudah kelihatan. Saya berharap pemain-pemain sepakbola berbakat itu merumput di Liga-liga Eropa. Liga yang banyak melahirkan pemain hebat dunia,” katanya.

Menurut Dhany, tim-tim yang berkibar di Piala Dunia 2018 Russia hampir semuanya merumput di Eropa. “Liga Spanyol, Liga Inggris, Liga Italia tempat berkumpulnya pemain kelas dunia,” kata pria kelahiran Jakarta 13 Juni 1973 ini.

Tanggerang Selatan

Nah, apa yang ingin dibahas Dhany tentang Tanggerang Selatan?

Di samping mengagumi kepemimpinan Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Dhany ternyata Dhany juga berhasil membawa Tangsel meraih medali Perak dan perunggu dalam Porda Provinsi Banten 2018. Dhany memang manajer Tim Basket Tangsel.

Berkat tangan dinginnya, Tim Basket Putra Tangsel meraih mendali perak dan Tim Putri meraih medali perunggu.

“Saya ingin memberikan sesuatu yang membanggakan untuk Tangsel dan itu baru saya berhasil di dunia basket,” katanya.

Prestasi itu memang belum seberapa. Ke depan Dhany ingin mengangkat semua prestasi olahraga Tangsel terutama sepakbola. Dia melihat banyak pemain muda berbakat di Tanggerang Selatan.

Karena itu Dhany merencanakan akan menggelar turnamen sepakbola U-16 di Kota Tangerang Selatan.

“Saya ingin sowan dulu ke Ibu Walikota. Semoga beliau bersedia mendukung Turnamen Sepakbola yang memperebutkan Piala Walikota Tangerang Selatan ini,” kata Dhany.

Apa yang menjadi konsentrasi nya jika terpilih mewakili Banten III ke Senayan?

Dia bicara insfratruktur. Pendidikan. Lapangan kerja dan pembinaan olahraga khususnya sepakbola. Dia ingin ada putra Tangsel masuk dalam squat Timnas PSSI. ” Akan lebih senang lagi jika ada anak Tangsel bermain di Liga Eropa. Bibit itu banyak sekali. Sayang belum dipoles,” kata Bang Dhany.

Terjun ke Politik

Kini Dhany Marlen ST, MM itu terjun ke dunia politik. Dalam Pemilihan Anggota DPR RI 2019, ia dicalonkan Partai Golkar dari Dapil III Banten yang meliputi Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

Dhany ingin masuk parlemen dan memperjuangkan anggaran olahraga dan ingin memperjuangkan sepakbola Indonesia mendunia. Karena itu pula dia mendukung Indonesia Tuan Rumah Piala 2022.

“Kalau terpilih jadi anggota DPR RI saya ingin mengabdi di komisi olahraga dan pemuda,” katanya.

Pro Jokowi

Sejak Pilkada DKI Jakarta 2012 Dhany Marlen sudah aktif di Ormas Projo (Pro Jokowi) dan mendukung Jokowi hingga Pilpres 2019.

“Sejak beliau (Jokowi) jadi Walikota Solo, saya sudah mengagumi beliau. Kesederhanaan nya yang bikin saya kagum. Jarang pemimpin seperti ini saya temui di Indonesia,” kata ayah dua anak ini.

Apalagi saat ini Jokowi berpasangan dengan KH Ma’ruf Amin sebagai calon wakil presiden tokoh ulama Banten. “Semoga masyarakat Banten bisa memberi kesempatan Pak Jokowi dan Pak Kiyai Ma’ruf jadi pemimpin Indonesia 2019 – 2024,” katanya.

Bagi Dhany, pemimpin seperti Jokowi adalah sosok yang sederhana dan bisa memberikan keteladanan. “Dalam mendidik anak, Pak Jokowi juga luar biasa. Anak beliau tidak memanfaatkan bisnis di pemerintahan dan tidak latah ikut terjun ke politik. Itu kan semua berkat fisika. Pak Jokowi dan Ibu Iriana,” kata kandidat Doktor dari Universitas Negeri Jakarta ini.

“Apalagi saat ini beliau berpasangan dengan ulama terkemuka Indonesia. Insha Allah Indonesia makin sejuk dan damai,” harap Dhany Marlen.

Dhany peraih Magister Manajemen dari Universitas Gajahmada (2007) memang sudah lama ingin terjun ke dunia politik dan jadi anggota parlemen.

“Sejujurnya saya hanya ingin mengabdi di parlemen. Saya ingin berbuat sesuatu untuk bangsa ini. Karena saya cukup menguasai bidang olahraga, saya ingin memajukan sepakbola. Saya akan dorong DPR memberikan anggaran yang maksimal untuk dunia olahraga, terutama sepakbola,” kata anak bungsu dari tujuh bersaudara pasangan orang tua Saralen P dan Rembangi G ini.

Menurut Dhany sebaik-baiknya manusia itu adalah yang memberi manfaat bagi orang banyak. “Dan itu hanya bisa kita lakukan jika kita ada di pusat kekuasaan minimal jadi anggota DPR,” ujar lelaki yang dikenal ramah dan gaya hidup sederhana ini.

Muhammad Rizal Tanur