Beranda SERBA SERBI Pria Paruh Baya Dianiaya Tetangganya Hingga Berlumuran Darah

Pria Paruh Baya Dianiaya Tetangganya Hingga Berlumuran Darah

BERBAGI

KASONGAN, kabarpolisi.com – Seorang pria di Desa Samba Katung Kecamatan Katingan Tengah diduga dianiaya oleh tetangganya sendiri hingga berlumuran darah, Sabtu, 7 Maret 2020 sekitar pukul 11.30 Wib.

Kapolres Katingan AKBP Andri Siswan Ansyah melalui Kapolsek Katingan Tengah, Iptu Eko Priono, Minggu, 8 Maret 2020 menuturkan, warga yang diduga dianiaya itu bernama Sudan (51). Korban diduga dianiaya oleh tetangga nya sendiri Hartono alias Ono (40).

Menurut Kapolsek Katingan Tengah, Iptu Eko Priono, kronologi kejadian dugaan tindak pidana penganiayaan berat yang dilakukan dengan menggunakan 1 bilah senjata tajam jenis mandau.

Kejadian itu bermula saat terlapor marah-marah di rumahnya sendiri sambil berkata ‘uras keturunan penyanggi’ (semua keturunan kawin). Perkataan terlapor didengar oleh korban yang notabene mereka saling bertetangga.
Kemudian korban berkata kepada terlapor kenapa marah-marah.

“Lalu saksi atas nama Agustian Saputra melihat dari dalam WC bahwa terlapor keluar dari rumahnya sambil membawa dan memegang 1 bilah senjata tajam jenis mandau yang sudahterlepas dari sarungnya,” kata Kapolsek.

Melihat hal itu kemudian saksi keluar rumah dan melihat saat itu posisi korban terjatuh sambil memegang 1 buah senjata tajam jenis tombak.Saat itu juga terlapor langsung mengayunkan mandaunya ke punggung korban sebelah kanan
sebanyak satu kali.

Mendapat serangan itu korban kemudian berlari dengan jarak kurang lebih 3 meter, namun terlapor mengejar dan kembali mengayunkan mandaunya ke arah punggung belakang korban sebanyak satu kali hingga korban terjatuh. Saat posisi korban terjatuh kemudian terlapor kembali mengayunkan mandaunya ke arah tubuh korban secara bertubi-tubi sehingga korban mengalami luka bacok dan robek di kepala bagian atas, punggung bagian belakang, lengan tangan sebelah kanan, telapak tangan sebelah kiri dan
kaki sebelah kanan.

BACA JUGA  Pandemi Covid-19, Polri Tidak Akan Keluarkan Izin Keramaian Nonton Bareng Film G30S PKI

Melihat itu kemudian saksi atas nama Agustian Saputra langsung mendorong terlapor, hingga terlapor terjatuh dan melarikan diri. Sementara korban dibawa oleh saksi serta beberapa warga ke Puskesmas Tumbang Samba

(Pras/masroby)