Warga Kemiren Dukung Penegakan Hukum terhadap Penambang Ilegal di Wilayah Konservasi TNGM Merapi

Dok.Kabarpolisi.com 

 

 

Kabarpolisi.Com   –  Puluhan warga perwakilan masyarakat Desa Kemiren mendatangi Kantor Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), Jalan Kaliurang km 22,6 Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, D.I Yogyakarta, pada Senin, 7 November 2022.

Kedatangan perwakilan tersebut guna menyampaikan aspirasi berupa sikap dan dukungan ke pihak TNGM atas kondisi kawasan TNGM dan wilayah sekitarnya (eks Desa Ngori) di wilayah administrasi Desa Kemiren.

Dalam kegitana itu dilakukan audiensi yang dihadiri masyarakat perwakilan sebanyak 15 (lima belas) orang dari 60 warga yang hadir diterima langsung oleh Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi Karyadi, S.Hut, M.I.L didampingi Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I, Kepala Sub Tata Usaha BTNGM, serta perwakilan Direktorat Pengelolaan Kawasan Konservasi, Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Dihadapan kepala TNGM menyerahkan aspirasi dalam bentuk surat bertandatangan sebanyak 225 (dua ratus dua puluh lima) orang, dengan isi aspirasi, sebagai berikut :

masyarakat Desa Kemiren mendatangi Kantor Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), Jalan Kaliurang km 22,6 Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, D.I Yogyakarta

 

 

Menuntut Balai TNGM untuk melakukan penegakan hukum terhadap kegiatan yang melanggar hukum di kawasan TNGM. Menjaga kelestarian lingkungan di wilayah kawasan konservasi TNGM dan masyarakat tidak menghendaki adanya kegiatan pertambagan di wilayah TNGM.

Dimana dalam aspirasi tersebut, pihak Balai TN Gunung Merapi, menyampaikan Dukungan masyarakat terhadap penanganan penambangan pasir illegal di Taman Nasional Gunung Merapi yang masuk dalam wilayah administrasi Desa Kemiren, Kec. Srumbung, Kabupaten Magelang.

Terkait aspirasi warga diatas, seperti dalam rilisnya yang di sampaikan Humas TNGM dapat menjadi dukungan moril bagi petugas Taman Nasional Gunung Merapi.

BACA JUGA  Kapolri soal Kabareskrim Terseret Tambang Ilegal: Harus Ada Alat Bukti

Sementara menurut Balai Taman Nasional Gunung Merapi pihahnya telah beberapa kali melakukan tindakan persuasif untuk mengeluarkan pelaku penambang pasir illegal dari kawasan Taman Nasional. Penambangan illegal di Taman Nasional Gunung Merapi, dimulai dari kegiatan penambangan illegal di sekitar kawasan TNGM.

Penambangan illegal di Taman Nasional Gunung Merapi

Disisi lain TNGM berharap semoga dengan adanya dukungan masyarakat Desa Kemiren tersebut dapat mempercepat kegiatan penegakan hukum.

Widodo salah satu perwakilan warga mengatakan penyampaian aspirasi mengatakan bahwa warga ingin kelestarian TNGM tetap terjaga karena selama ini warga sekitar telah menikmati dapat baik dengan kelestarian TNGM.

” Selama ini warga telah menikmati dampak baik kelestarian Taman Nasional Gunung Merapi, disektor pertanian dan lain lainnya ” terang Widodo kepada media, Senin (7/11/2022).

Widodo mewakili warga masyarakat desa Kemiren sangat berharap agar aspirasi warga dapat segera terealisasi pungkasnya. ( Tri)

 

Source :Harianjogja.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.