Ini Profil Empat Kapolda yang Baru Dilantik Kapolri

Mathius Fakhiri, Nana Sudjana, Hendro Sugiatno, dan Panca Putra. (Ist)

JAKARTA – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melantik empat perwira tinggi Polri untuk menduduki jabatan sebagai Kapolda. Mereka adalah Irjen Pol Nana Sudjana Irjen Pol Panca Putra, Irjen Pol Hendro Sugiatno, dan Irjen Pol Mathius Fakhiri.

Pelantikan dilaksanakan secara tertutup di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/3/2021).

Upacara serah terima jabatan tersebut berdasarkan Surat Telegram Rahasi (STR) bernomor ST/318/III/KEP./2021 tertanggal 18 Februari 2021.

Berikut profil masing-masing kapolda yang baru saja dilantik kemarin oleh Kapolri Listyo Sigit:

1. Irjen Polisi Nana Sudjana

Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Kamis (13/2/2020).

Irjen Pol Nana Sudjana akan menjadi Kapolda Sulawesi Utara.

Sebelum dimutasi menjadi Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Nana Sudjana menjabat sebagai Koordinator Staf Ahli Kapolri di Mabes Polri.

Nama Nana Sudjana sempat menjadi sorotan setelah dicopot sebagai Kapolda Metro Jaya pada November 2020.

Pencopotan Nana Sudjana diduga terkait dengan pembiaran kerumunan massa Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta.

Nana Sudjana lahir di Cirebon, Jawa Barat pada 26 Maret 1965.

Ia merupakan perwira tinggi lulusan Akademi Kepolisian RI tahun 1988 dan berpengalaman di bidang intel.

Sebelumnya, Nana pernah menduduki jabatan diantaranya Kapolresta Solo pada 2010 yang saat itu Wali Kotanya adalah Jokowi.

Nana Sudjana kemudian digantikan Listyo Prabowo yang kini menjadi Kapolri.

Dari Solo, Nana Sudjana ditarik menjadi Dirintelkam Polda Jateng tahun 2011.

Lalu beralih Analis Utama Tk. I Baintelkam Polri pada 2012 dan Analis Kebijakan Madya bidang Ekonomi Baintelkam Polri pada 2013.

Pada 2014, Nana Sudjana menjadi Dirintelkam Polda Jawa Timur.

Ia juga pernah menjadi Wakapolda Jambi pada 2015 dan Wakapolda Jawa Barat pada 2016.

Jenderal bintang dua ini juga pernah menjabat sebagai Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak Mei 2019.

Pada 7 Januari 2020, ia mengemban amanat sebagai Kapolda Metro Jaya ke-39 menggantikan Gatot Eddy Pramono yang dilantik sebagai Wakapolri.

2. Irjen Pol Panca Putra

Irjen Pol Panca Putra akan menjadi Kapolda Sumatera Utara.

Pria kelahiran Januari 1969 tersebut merupakan lulusan Akpol tahun 1990 dan berpengalaman di bidang reserse.

Sebelum menjadi Kapolda Sumatera Utara, Irjen Panca menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Utara sejak 3 Agustus 2020.

Pria kelahiran Januari 1969 tersebut merupakan lulusan Akpol tahun 1990 dan berpengalaman di bidang reserse.

Sebelum menjadi Kapolda Sumatera Utara, Irjen Panca menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Utara sejak 3 Agustus 2020.

Tak hanya itu, Irjen Panca Putra pernah berkarier di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Di lembaga anti-rasuah itu, ia menjabat sebagai Direktur Penyidikan KPK selama 11 bulan.

Selama bertugas di KPK, Irjen Panca Putra menyelesaikan sejumlah kasus mangkrak dan menggelar 21 Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Di antaranya, kasus tindak pidana pencucian uang dan korupsi yang melibatkan Tubagus Chaeri Wardana. Kasus ini mangkrak di KPK selama enam tahun.

Kemudian, perkara korupsi di Garuda Indonesia yang telah empat tahun mangkrak.

Irjen Panca juga berperan dalam penangkapan Eddy Sindoro, pelaku penyuapan panitera PN Jakarta Pusat yang sudah menjadi DPO selama dua tahun.

Sementara OTT yang dikomandoi Irjen Panca di antaranya kasus suap izin impor bawang putih.

Saat itu, Panca menjabat sebagai Direktur Penyidikan sekaligus Deputi Penindakan.

Irjen Panca Putra juga sempat menjadi sorotan karena ikut menemani Jenderal Listyo Sigit saat menjalani fit and proper test calon Kapolri di DPR.

Irjen Pol Hendro Sugiatno

Kapolri Jenderal Idham Azis memberi selamat kepada Irjen Pol Hendro Sugiatno usai upacara kenaikan pangkat pati dan pamen polri di gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (26/12/2019). Idham Aziz menaikan sebanyak 24 pati dan 90 pamen Polri pada upacara tersebut.

Kapolri Jenderal Idham Azis memberi selamat kepada Irjen Pol Hendro Sugiatno usai upacara kenaikan pangkat pati dan pamen polri di gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (26/12/2019). Idham Aziz menaikan sebanyak 24 pati dan 90 pamen Polri pada upacara tersebut. (Tribunnews/JEPRIMA)

Ia adalah lulusan Akpol 1988 dan berpengalaman dalam bidang reserse.

Sebelumnya ia mengemban tugas sebagai Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Kapolri.

Dalam perjalanan kariernya, Irjen Hendro Sugiatno pernah menjabat Dirlantas Polda Banten pada 2009.

Kemudian Dir Samapta Polda Kepri pada 2010, Widyaiswara Muda Sespim Polri di tahun yang sama, dan Karo Sarpras Polda Sulteng.

Jabatan lain yang pernah diemban Hendro Sugiatno adalah Kabagrenlog Rojianstra Slog Polri pada 2018 serta Karo Sarpras Polda Metro Jaya.

Pada 2019, Hendro Sugiatno menjabat Karo Log Polda Metro Jaya, lalu Karo Renmin Bareskrim Polri, sebelum akhirnya bertugas sebagai Asrena Kapolri.

4. Irjen Pol Mathius Fakhiri

Irjen Mathius D Fakhiri (kiri) Dilantik Kapolri Listyo Sigit Prabowo Jadi Kapolda Papua menggantikan Paulus Waterpauw (kanan).
Irjen Mathius D Fakhiri (kiri) Dilantik Kapolri Listyo Sigit Prabowo Jadi Kapolda Papua menggantikan Paulus Waterpauw (kanan). (Kolase Dok Humas Polda Papua dan Tribunnews/Theresia Felisiani)

Irjen Mathius Fakhiri menggantikan Irjen Paulus Waterpau yang kini diangkat menjadi Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) Polri.

Irjen Mathius Fakhiri merupakan putra Papua yang lahir di Manokwari, Papua Barat pada 6 Januari 1968.

Dikutip dari Surya.co.id, Mathius Fakhiri adalah lulusan Akpol 1990 yang berpengalaman dalam bidang Brimob.

Lama berkecimpung di dunia Brimob, Mathius Fakhiri dipercaya menjadi Kapolres Jayapura pada 2009.

Tiga tahun kemudian, ia dipercaya menjadi Wadirpamobvit Polda Kalimantan Selatan pada 2011.

Kemudian pada 2014, Mathius Fakhiri kembali ke kampung halamannya menjadi Kasat Brimob Polda Papua.

Pada 2018, ia ditarik ke Jakarta untuk menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri.

Dua tahun berada di Jakarta, akhirnya Mathius Fakhiri kembali ke tanah kelahirannya menjadi Wakapolda Papua Barat pada 2020.

Masih pada tahun yang sama, ia kemudian di percaya menjadi Wakapolda Papua. (Naff)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.