Budaya Nusantara sebagai Benteng Radikalisme dan Intoleransi

  • Bagikan

Kabarpolisi.com, Jakarta – Senin (22/11/2021) Pimpinan Kabarjateng/ Kabarpolisi Media Group dan Komisioner Satgas Nawacita Bambang Ari SBS Senin 22 November 2021 bertandang ke Kantor Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Gedung Kementrian BUMN lantai 16 bersama Pengamat sekaligus Komisioner Satgas Nawacita Wisnu Soehardjo dan Alfi Rahmadi Editor dan Penulis Buku Energi Sudjiatmi (Alm. Ibunda Jokowi).

Dalam kesempatan tersebut Alfi selaku Editor dan Koordinator Penulis bersama Bambang Ari sebagai salah satu penulis Energi Sudjiatmi menyerahkan buku tersebut kepada Kepala BNPT Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar yang dikenal cukup dekat dengan Almarhumah.

Selain penyerahan buku, Bambang Ari juga mengungkapkan keinginan Satgas Nawacita bersama komunitas Mbeling (Membangun Budaya Eling) untuk bekerjasama dengan BNPT dalam menyelenggarakan Seri Seminar/Webinar/diklat dan Pembuatan Buku Budaya Nusantara sebagai Benteng Radikalisme dan Intoleransi.

Menurut Wisnu, program ini sendiri terinspirasi dari pernyataan Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar yang menilai kebudayaan Indonesia dapat mengeliminasi paham radikalisme dan intoleran di lingkungan masyarakat, dengan memperkuat nilai-nilai luhur bangsa dengan nilai-nilai kearifan lokal.

Kebudayaan yang lahir di Indonesia diyakini dapat menjadi benteng perlawanan terhadap penyebaran paham-paham radikalisme. Untuk itu Satgas Nawacita, Komunitas Mbeling, penggiat Budaya, dan Akademisi ingin mewujutkan hal tersebut diatas menjadi suatu program nyata yang terutama ditujukan kepada Milenial dan Gen X.

Kepala BNPT Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar menyambut baik rencana tersebut dan menyebutkan bahwa hal tersebut sudah menjadi bagian tugas dari BNPT dan meminta agar rencana tersebut dibuat secara tertulis dan formal. Kami yakin dengan memperkenalkan Generasi Muda dengan Kekayaan Kejayaan Keragaman juga nilai-nilai luhur Budaya Nusantara yang terkenal guyub dan toleran dapat meningkatkan kebanggaan dan kecintaan terhadap Bangsa dan Negara Republik Indonesia, tutup Wisnu. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *