Dramatis ! Barca Singkirkan PSG

BARCELONA, KABARPOLISI.com – Barcelona melakoni leg kedua babak 16 besar Liga Champions musim 2016-2017 dengan menjamu Paris Saint-Germain (PSG) di Estadio Camp Nou, Kamis (9/3/2017) dini hari WIB. Tampil menekan sejak menit awal, Barca pun mampu menyudahi laga ini dengan kemenangan 6-1 atas PSG.

Dengan kemenangan tersebut, maka Barca pun berhak lolos ke babak perempatfinal Liga Champions 2016-2017. Tim besutan Luis Enrique tersebut sukses menang dengan skor 6-5 secara agregat atas PSG.

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama

Babak pertama baru berjalan dua menit, Barca sudah unggul 1-0 atas PSG melalui gol dari Suarez. Memanfaatkan umpan dari Messi, penyerang Timnas Uruguay tersebut menyambutnya dengan sundulan yang gagal diamankan oleh Trapp.

Tersentak dengan gol cepat Barca, membuat PSG mulai meningkatkan tempo permainan mereka. Bahkan, mereka hampir saja menyamakan kedudukan jika upaya yang dilakukan oleh Draxler tak digagalkan barisan belakang Barca.

Memasuki 20 menit babak pertama berjalan, Barca hampir menambah keunggulan mereka jadi 2-0 atas PSG melalui aksi dari Neymar. Melihat ada celah di lini pertahanan PSG, bintang Timnas Brasil itu melepaskan sepakan melengkung dari luar kotak penalti. Namun bola hasil sepakannya masih belum menemui sasaran.

Pada menit 35, Suarez hampir saja kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membawa Barca unggul 2-0 atas PSG. Akan tetapi sayang, sepakan mantan penyerang Liverpool tersebut masih mudah untuk diamankan oleh Trapp.

Barca mampu menambah keunggulan mereka jadi 2-0 atas PSG melalui gol bunuh diri dari Kurzawa pada menit 40. Berniat mengantisipasi sepakan tumit dari Iniesta, upaya Kurzawa justru membuat bola masuk ke dalam gawang klubnya sendiri.

Dipenghujung babak pertama, Barca kembali memberikan tekanan kepada PSG melalui aksi Messi. Namun upaya kapten Timnas Argentina itu masih mampu dimentahkan bek PSG. Hingga 45 menit pertama usai, kedudukan 2-0 untuk keunggulan Barca atas PSG masih bertahan di papan skor laga ini.

Babak Kedua

Paruh kedua baru berlangsung tiga menit, Barca mendapatkan keuntungan usai Neymar dilanggar oleh Meunier di kotak terlarang. Messi yang maju sebagai algojo mampu menjalankan tugasnya dengan sangat baik. Barca kini unggul 3-0 atas PSG.

Tidak berselang lama, Barca hampir saja mendapatkan gol keempatnya di pertandingan ini andaikan upaya Neymar mampu berbuah gol. Mantan penyerang Santos tersebut melepaskan sepakan yang mengarah ke gawang PSG. Namun bola hasil sepakannya masih belum menemui sasaran yang tepat.

Sadar posisinya sudah tak aman, membuat PSG semakin gencar memberikan tekanan ke lini pertahanan Barca. Bahkan mereka hampir saja memperkecil kedudukan jika sepakan Cavani tidak mengenai tiang gawang Barca.

Pada menit 63, Cavani akhirnya mampu membawa PSG memperkecil kedudukan jadi 1-3 dari Barca. Memanfaatkan operan dari Kurzawa, mantan penyerang Napoli tersebut menyambutnya dengan sepakan first time yang tak mampu diamankan oleh Ter Stegen.

Memasuki 15 menit jelang laga usai, Barca hampir saja menambah keunggulan mereka jadi 4-1 atas PSG. Akan tetapi sangat disayangkan, upaya mereka tersebut melalui aksi Messi masih belum mampu membuahkan hasil positif.

Pada menit ke- 87, Barca kembali menambah keunggulan mereka jadi 4-1 atas PSG melalui gol dari Neymar. Dipercaya mengeksekusi sepakan bebas, pemain berusia 25 tahun itu sukses melaksanakan tugasnya dengan baik.

Di penghujung laga, Neymar kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membawa Barca unggul 5-1 atas PSG. Sepakan penalti Neymar, usai Suarez mendapat pelanggaran dari Marquinhos tidak mampu dibendung oleh Trapp. Barca 5-1 PSG.

Pada babak perpanjangan waktu, Barca akhirnya mampu menambah keunggulan mereka jadi 6-1 usai Sergi Roberto mencatatkan namanya di papan skor. Dengan skor ini, Barca pun kini unggul secara agregat 6-5 atas PSG.

Hingga peluit panjang ditiupkan wasit bertanda usainya pertandingan, tidak ada lagi gol tambahan yang mampu dicetak oleh kedua kesebelasan. Tim tuan rumah, Barca, menang dengan skor akhir 6-1 atas tamunya, PSG.

Susunan Pemain

Barcelona (3-4-3): Ter Stegen; Pique, Mascherano, Umtiti; Rafinha (Sergi Roberto 76’), Busquets, Rakitic (Andre Gomes 85’), Iniesta (Turan 65’); Messi, Suarez, Neymar.

Pelatih: Luis Enrique

PSG (4-3-3): Trapp; Meunier (Krychowiak 90’), Thiago Silva, Marquinhos, Kurzawa; Rabiot, Verratti, Matuidi; Lucas Moura (Di Maria 55’), Cavani, Draxler (Aurier 76’).

Pelatih: Unai Emery

Dortmun Menang 4-0

Sementara itu, Borussia Dortmund berhasil membalikkan keadaan untuk maju ke perempatfinal. Dortmund mengalahkan Benfica 4-0, untuk lolos dengan keunggulan agregat 4-1.

Dortmund menjamu Benfica di Signal Iduna Park dalam laga leg kedua babak 16 besar, Kamis (9/3/2017) dinihari WIB. Bomber Dortmund Pierre-Emerick Aubameyang menginspirasi kemenangan timnya dengan mencetak trigol.

Sebuah gol cepat Aubameyang membawa Dortmund memimpin atas Benfica 1-0 sampai jeda. Usai restart, Christian Pulisic memperbesar skor Die Borussen di menit 59, yang ditegaskan oleh dua gol tambahan Aubameyang di menit 61 dan 85.

Jalannya Pertandingan

Dortmund langsung tancap gas. Di menit keempat, Aubameyang membawa Dortmund memimpin 1-0 (agregat 1-1). Christian Pulisic mengirim umpan silang dari sisi kiri pertahanan Benfica, Aubameyang berdiri bebas di dekat tiang gawang sehingga dengan mudah menyundul bola.

Benfica akhirnya bisa merespons serangan Dortmund. Di menit 12, Benfica mengklaim penalti setelah handball yang dilakukan pertahanan Dortmund di dalam kotak.

Tim tuan rumah lantas melakukan serangan balik cepat yang membebaskan Ousmane Dembele usai menerima umpan terukur Aubameyang. Namun, penyelesaian akhir Dembele masih melebar.

Benfica memperoleh peluang bersih pertamanya di menit 24. Lini pertahanan Dortmund gagal melakukan clearance dengan sempurna sehingga bola jatuh di jalur Pizzi. Sayangnya, sepakan mendatar Pizzi masih mudah diamankan Roman Buerki.

Tim tamu mulai bermain dengan lebih baik. Sebuah peluang lain tercipta delapan menit kemudian. Dalam situasi tendangan bebas, Luisao meneruskan bola dengan sundulan ke arah gawang. Buerki masih sigap menangkap bola.

Menjelang turun minum, Dortmund akhirnya membuat peluang lagi. Marcel Schmelzer mengirim umpan silang ke tengah kotak yang diteruskan Pulisic dengan tandukan, tapi bisa ditangkap Ederson Moraes.

Usai restart, Benfica justru lebih dulu mengancam setelah Cervi mencecar bola liar tapi bisa diblok Lukasz Piszczek. Setelahnya, Dortmund menjadi lebih agresif.

Moraes dibuat jatuh bangun untuk menyelamatkan gawangnya dari tembakan-tembakan Aubameyang. Di menit 59, gol yang ditunggu-tunggu Dortmund akhirnya tercipta melalui Pulisic.

Piszczek mengirim umpan terobosan cantik kepada Pulisic, untuk diteruskan dengan tendangan lambung yang melewati penjagaan Moraes. Dortmund menggandakan skor menjadi 2-0 (agregat 2-1).

Hanya butuh dua menit bagi Dortmund untuk menciptakan gol ketiganya. Menerima bola dari lini tengah, Schmelzer meneruskan dengan umpan silang di sisi kiri yang disontek Aubameyang dari jarak dekat. Dortmund 3, Benfica 0. Agregat pun menjadi 3-1.

Dortmund kini mengendalikan permainan. Di menit 67, Aubameyang melepaskan umpan silang ke kotak penalti Benfica. Gonzalo Castro meneruskan dengan tendangan voli, tapi bola masih melebar.

Benfica maasih sulit menciptakan peluang sejak kebobolan terakhir. Dortmund lagi-lagi mengancam gawang tamunya itu setelah sundulan Marc Bartra menyambut sepak pojok membentur tiang gawang di menit 84.

Semenit kemudian, Aubameyang mencetak hat-trick sekaligus gol keempat Dortmund. Umpan silang Erik Durm di sisi kanan, terlambat diadang para pemain bertahan Benfica sehingga dengan mudah disontek Aubameyang dari jarak dekat.

Dortmund kini mengungguli Benfica 4-0 (agregat 4-1), yang menjadi skor akhir pertandingan.

Susunan Pemain

BORUSSIA DORTMUND: Burki; Piszczek, Bartra, Sokratis (Ginter 88′); Durm, Weigl, Castro, Schmelzer; Pulisic, Aubameyang (Schuerrle 86′), Dembele (Kagawa 81′)

BENFICA: Moraes; Semedo, Lindelof, Luisao, Eliseu; Pizzi, Samaris (Zivkovic 74′); Almeida, Salvio (Jonas 64′), Cervi (Raul Jimenez 82′); Mitroglou (devara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.