Hadiri Pernikahan Putri Presiden, Kapolri dan Panglima TNI Sumringah

Kapolri Jenderal Polisi Muhammad Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo terlihat sumringah dalam foto selfie saat menghadiri pernikahan putri Presiden Joko Widodo (Foto Dewinta Pringgodani)

SOLO, kabarpolisi.com – Kapolri Jenderal Polisi Profesor Muhammad Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo tampil bareng dengan wajah sumringah menghadiri pernikahan Kahiyang Ayu putri Presiden Joko Widodo Rabu (8/11) di Solo, Jawa Tengah.

Mengenakan jas warna hitam kedua jenderal bintang empat ini didampingi istri terlihat akrab, gembira berbaur dengan undangan lainnya.

Bambang Ari Kepala Biro kabarpolisi.com Jawa Tengah yang juga panitia pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Afif Nasution melaporkan bahwa Kapolri dan Panglima TNI sempat foto Selfi dengan wajah gembira.

“Undangan kagum melihat kekompakan Pak Tito dan Pak Gatot. Undangan pun gembira,” Bambang Ari melaporkan langsung dari lokasi.

Ijab Kabul

Usai upacara Ijab Qobul, Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu Puteri putri Presiden Joko Widodo resmi menjadi suami istri, di Graha Saba Buana, Solo, Rabu.

Setelah beberapa saat acara bersalam-salaman dengan tamu, upacara Panggih dilanjutkan. Upacara ini merupakan bagian akhir atau babak lima dan puncak acara dalam adat pernikahan Jawa sebelum dilaksanakan resepsi.

HR Sumarsono dalam bukunya “Tata Upacara Pengantin Adat Jawa” menyebutkan urut-uturan upcara panggih ini, antara lain :

a. Liron kembar mayang. Saling tukar kembar mayang antar pengantin, bermakna menyatukan cipta, rasa dan karsa untuk bersama-sama mewujudkan kebahagiaan dan keselamatan.

b. Gantal. Daun sirih digulung kecil diikat benang putih yang saling dilempar oleh masing-masing pengantin, dengan harapan semoga semua godaan akan hilang terkena lemparan itu.

c. Ngidak endhog. Pengantin putra menginjak telur ayam sampai pecah sebagai simbol seksual kedua pengantin sudah pecah pamornya.

d. Pengantin putri mencuci kaki pengantin putraMencuci dengan air bunga setaman dengan makna semoga benih yang diturunkan bersih dari segala perbuatan yang kotor.

e. Minum air degan. Air ini dianggap sebagai lambang air hidup, air suci, air mani (manikem).

f. Dikepyok dengan bunga warna-warni. Mengandung harapan mudah-mudahan keluarga yang akan mereka bina dapat berkembang segala-galanya dan bahagia lahir batin.

g. Masuk ke pasangan. Bermakna pengantin yang telah menjadi pasangan hidup siap berkarya melaksanakan kewajiban.
h. Sindur. Sindur atau isin mundur, artinya pantang menyerah atau pantang mundur. Maksudnya pengantin siap menghadapi tantangan hidup dengan semangat berani karena benar.Setelah melalui tahap panggih, pengantin diantar duduk di sasana riengga, di sana dilangsungkan tata upacara adat Jawa, yaitu :

i. Timbangan. Bapak pengantin putri duduk diantara pasangan pengantin, kaki kanan diduduki pengantin putra, kaki kiri diduduki pengantin putri. Dialog singkat antara Bapak dan Ibu pengantin putri berisi pernyataan bahwa masing-masing pengantin sudah seimbang.

BEN IBRATAMA TANUR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.