Kapolda Jatim : Masuk Kantor Polisi Wajib Tunjukkan Bukti Vaksin

Nico Afinta

SURABAYA – Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Aginta menginstruksikan agar semua anggota polisi di Polda Jatim dan semua polres-polsek jajaran menerapkan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi.

Semua anggota, termasuk polisi dan ASN yang bertugas di kepolisian, diminta untuk menginstal aplikasi tersebut di ponselnya masing-masing agar dapat terlacak siapa yang sudah vaksin dan siapa yang belum.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko di sela rapat koordinasi terkait sinkronisasi data dan penanganan Covid-19 di wilayah Surabaya Raya yang digelar di Polresta Sidoarjo, Selasa (24/8/2021).

“Setelah itu nantinya dapat diterapkan menjadi syarat bagi siapa pun, baik anggota maupun masyarakat umum, yang masuk ke markas Polda Jatim, Polres jajaran, dan polsek harus di scan barcode vaksin Covid-19 menggunakan aplikasi Peduli Lindungi,” kata Gatot Repli Handoko.

“Jadi syarat menunjukan keterangan vaksin tidak hanya di mall saja. Masuk ke kantor polisi juga wajib sudah di lvaksin,” tambahnya.

Hadir dalam rapat koordinasi tersebut, Dirsamapta Polda Jawa Timur Kombes Pol Yudi Sumartono, Kabid Humas Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Kasat Brimob Kombes Pol Amostian, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, Waka Polresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana, dan senumlah pejabat utama Polresta Sidoarjo.

Dirsamapta Polda Jatim Kombes Pol Yudi Sumartono menyampaikan, percepatan tracing dan vaksinasi Covid-19 di seluruh wilayah jajaran Polda Jawa Timur terus digenjot.

Upaya tracing nantinya diharapkan bersinergi dengan TNI maupun instansi terkait, yakni pihak dinas kesehatan setempat. Sehingga dapat membentuk relawan-relawan kesehatan sebagai tracer.

“Kemudian hasil dari tracing ini, harus sinkron data pelaporannya ke pusat. Termasuk upaya tindak lanjut dari pemindahan isoman ke tempat isoter, yang didukung data valid. Sehingga segala perkembangan Covid-19 dapat terpantau secara akurat,” urai Yudi Sumartono.

BACA JUGA  Polisi Tutup Tambang Ilegal di Gunung Merapi

Polresta Sidoarjo dan polsek jajaran pun menyatakan siap menjalankan tugas sebagainana petunjuk tersebut.

“Kami bersama Pemkab Sidoarjo, TNI, dan semua pihak terkait dalam penanganan Covid-19 siap menjalankan atensi Kapolda Jatim terkait sinkronisasi data pelaporan, upaya 3T (Testing, Tracing, Treatment), percepatan vaksinasi Covid-19 hingga pemindahan warga isoman ke tempat isoter,” kata Kapolresta Sidoarjo. (Hasan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.