DAERAH  

Komisi Agen Rp 3 Miliar Belum Dibayar, Hero akan Bangun Supermarket di Padang

PADANG, kabarpolisi.com – Super market besar Hero swalayan dikabarkan akan dibangun di Padang Sumatera Barat. Supermarket itu berlokasi di Jalan Aru Lubuk Begalung. Namun terkait pembangunan itu komisi agen tanah Rp 3 miliyar belum dibayarkan Hero swalayan.

Hal ini diungkap oleh Agus Mardison yang merupakan agen tanah untuk pembangunan Hero tersebut. Agus mengatakan, “komisi agen sebesar 3 miliyar rupiah belum dibayar Hero.

Menurut informasi, pertengahan tahun 2015 ketika perwakilan Hero wilayah Pekanbaru Riau bernama Rio meminta kepada Rusli untuk mencarikan tanah seluas 4 hektar di Kota Padang guna membangun super market Hero ini.

Setelah itu Rusli menghubungi Munyar dan melalui Munyar saya bersama Ibas meminta fotocopi sertivikat tanah kepada penggarap tanah dan saya serahkan kepada Rusli dan Piri di Ulak Karang (rumah Rusli)”, kata Agus Mardison kepada Rizal Basri wartawan kabarpolisi.com di Padang.

Menurut Agus Mardison yang juga Ketua Kaderisasi MPI Sumbar bahwa fotocopi sertifikat tanah tersebut selanjutnya diemailkan oleh Rusli ke Rio yang berada di Pekan Baru Riau. Tidak lama berselang beberapa minggu kemudian tim survei dari Hero swalayan bernama Surya datang ke Padang menemui Rusdi dan Piri di rumah makan Lubuk Idai untuk mencek lokasi Padang tersebut, jelasnya.

Setelah pertemuan itu lebih dari satu tahun lamanya tidak ada kabar lagi dari pihak Hero swalayan tentang jual beli tanah ini. Namun pada pertengahan tahun 2016 Agus kaget melihat berita di koran bahwa super market besar bernama Hero swalayan akan dibangun di Kota Padang.

“Saya kaget melihat berita di koran pada pertengahan tahun 2016 kemaren bahwa Hero akan dibangun di Kota Padang tepatnya di jalan Aru Lubuk Begalung dan ketika itu saya bersama Rusdi dan Piri menghubungi Rio yang berada di Pekan Baru, kami pun berangkat ke Jakarta menemui Riko, Surya, Irwan dan Doni yang merupakan tim investigasi Hero swalayan, mereka (tim investigasi) berjanji akan mengurus penyelesaian komisi agen ini sampai selesai tetapi hingga saat ini tidak ada kabar beritanya sama sekali sedangkan pembangunan Hero swalayan akan segera berjalan”, kata Agus kesal.

“Saya meminta kepada pemerintah dan pihak yang terkait untuk tidak memberikan izin pembangunan Hero swalayan ini sebelum komisi agen diselesaikan pembayaran nya”, kata Agus.

Terkait hal ini Sumbartoday.com mengkonfirmasi kepada Irwan tim investigasi Hero swalayan melalui nomor kontak whatsap 08129744*** Irwan mengatakan, “mohon maaf saya tidak punya wewenang untuk ini. Dimohon untuk klarifikasi dengan divisi terkait di kantor pusat HERO Group di CBD Bintaro, informasi detail hanya dikeluarkan oleh divisi terkait”, katanya.

Albaga Sakti Putra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.