Pabrik Mobil Renault dan Nissan Diserang Penjahat Siber

JAKARTA, kabarpolisi.com – Produsen mobil asal Prancis, Renault dan pabrik perakitan Nissan di Sunderland, Inggris mengaku telah terkena dampak serangan siber global yang melanda hampir 100 negara sehingga memaksa mereka menghentikan produksi di beberapa pabrik untuk mencegah penyebaran virus.

Seorang juru bicara Renault mengatakan bahwa mereka sedang menelaah situasi tersebut untuk mencoba menemukan solusi.

“Pekerjaan berlangsung sejak Jumat malam (12/5/2017). Kami melakukan apa yang diperlukan untuk mengatasi serangan ini,” ujarnya seperti dilansir AFP, Minggu (14/5/2017)

Serangan itu mendorong Renault menghentikan produksi di beberapa pabrik di Prancis, bagian dari tindakan yang diambil untuk mencegah penyebaran virus tersebut.

Perusahaan otomotif itu tidak mengungkapkan lokasi pabrik-pabrik yang menghentikan produksinya, namun seorang sumber ‘orang dalam’ mengatakan jika pabrik di Sandouville adalah salah satu pabrik utama yang terkena dampaknya.

Seorang juru bicara di pabrik tersebut, yang 3.400 karyawannya biasanya memproduksi sekitar 640 kendaraan setiap hari, membenarkan pabrik itu menjadi korban serangan siber.

Tim IT mereka sedang berusaha menangani masalah itu, dan dia memperkirakan pekerjaan akan dilanjutkan pada Senin pagi (15/5/2017

Nissan Juga

Pabrik perakitan Nissan di Sunderland, Inggris, terkena dampak serangan siber global yang melanda hampir 100 negara.

“Seperti banyak organisasi di seluruh dunia, beberapa entitas Nissan baru-baru ini menjadi target serangan ransomware. Tim kami telah menanganinya dan tidak ada yang berdampak serius pada bisnis kami,” kata juru bicara produsen mobil asal Jepang itu dalam sebuah pernyataan.

Dia mengatakan, situasi di pabrik yang mempekerjakan 7.000 pekerja itu terus berada dalam pengawasan.

Pada Jumat (12/5/2017), sebagaimana dilaporkan Reuters, terjadi sebuah tindakan penipuan siber yang meminta korbannya untuk membuka lampiran malware jahat di spam email mereka yang muncul menyerupai faktur, tawaran kerja, peringatan keamanan dan dokumen sah lainnya.

BACA JUGA  Jokowi Sentil Kasus Tambang Ilegal di Rapat Pimpinan TNI-Polri

Serangan tersebut telah mengganggu sistem kesehatan dan beberapa perusahaan di Inggris termasuk produsen mobil Renault dan jasa pengiriman global FedEx. (cithaya nurvitrie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.