Pagaruyung Berkabung, Gelar Adat untuk Presiden Jokowi Ditunda

PADANG, kabarpolisi.com – Jadwal kedatangan Presiden Joko Widodo ke Sumatera Barat sudah ditetapkan, bermacam persiapan untuk menyambut Presiden juga telah diatur sebagai susunan acara nantinya, termasuk rencana pemberian gelar sangsako atau gelar adat kehormatan dari pewaris Kerajaan Pagaruyung, Batusangkar.

Namun penyematan gelar kepada Presiden dengan sangat terpaksa harus ditunda.

Penundaan pemberian gelar adat kepada orang nomor satu di Indonesia tersebut lantaran Daulat Yang Dipertuan Raja Pagaruyung meninggal dunia, pada Kamis (1/2) malam. Menurut rencana awal, pemberian gelar adat akan diberikan langsung oleh Sang Raja, Sultan Muhammad Taufiq Thaib Tuanku Mudo Mahkota Alam.

Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno (IP) menyebutkan, pemberian gelar adat kehormatan kepada Jokowi hanya ditunda, bukan dibatalkan. Menurutnya, sejak Sultan Muhammad Taufiq Thaib sakit tiga pekan lalu, pihak kerajaan telah mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi dan Pemprov Sumatra Barat yang isinya menyebutkan bahwa pemberian gelar harus menunggu kondisi kesehatan Raja Pagaruyung membaik.

Diharapkan, pada puncak acara peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2018 pada 9 Februari nanti, upacara penyerahan gelar bisa dilakukan. Namun dengan wafatnya Sang Raja, maka rencana tersebut terpaksa ditunda.

“Karena beliau meninggal, berarti tak bisa tanggal 9 Februari karena masih berkabung. Artinya menunggu waktu yang tepat, apakah 3 bulan lagi, 6 bulan lagi. Dan tergantung kapan Pak Presiden bisa ke Sumbar lagi. Secara prinsip, keluarga setuju (memberikan gelar),” kata Irwan di Istana Gubernur Sumbar, Jumat (2/2).

 Penundaan pemberian gelar adat kepada Jokowi dipastikan tidak akan mengubah jadwal kedatangan Presiden ke Kota Padang pada 7 Februari nanti. Sejumlah acara akan dihadiri Jokowi termasuk peresmian pabrik semen Indarung VI milik PT Semen Padang, kuliah umum di Universitas Negeri Padang (UNP), dan prosesi makan bajamba.

BACA JUGA  Ratusan Pedangang Borobudur Eks SKMB : Bersyukur Telah Di Tempatkan Di Tempat Yang Layak Dan Pendapatan Meningkat

Pemprov Sumbar menyiapkan 300 jamba untuk prosesi makan bajamba, yakni makan secara bersama-sama. Sebagai gambaran, satu jamba biasanya diperuntukkan untuk enam orang. Nantinya prosesi makan bajamba bakal digelar di halaman Museum Adityawarman, Padang, Sumatra Barat (Ari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.