Polda Metro Jaya Diminta Gerak Cepat Tangani Kasus Kurator Permata Daulay

JAKARTA, kabarpolisi.com – PT. Multitrans melaporkan Kurator Permata Daulay ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan dugaan perbuatan melampaui tugas dan kewenangannya selaku kurator.

Kuasa hukum PT. Multitrans, Onggang Napitu mengatakan jika kurator Permata Daulay diduga melakukan pengrusakan terhadap kantor Multitrans. Modusnya, memerintahkan beberapa orang staffnya dan mengerahkan preman-preman ke lokasi Depo countener milik Multitrans.

“Perbuatan kurator Permata Daulay jelas melampaui batas dan kewenangnya sebagai kurator, makanya kami melaporkan perbuatan itu ke Polda Metro Jaya,” jelas dia di jakarta, Jumat (16/6).

Onggang menegaskan jika PT. Multitrans dan PT. Multicon adalah perusahaan yang berbeda, tetapi ketika PT. Multicon pailit, PT. Multitrans yang di gembok dan dirusak.

Oleh karenanya, Onggang meminta aparat penegak hukum untuk turun tangan dalam persoalan ini.

“Tindakan Permata Daulay sudah diluar tupoksi kurator, apalagi mereka juga telah melakukan pemblokiran rekening PT. Multiline shipping services padahal perseroan tsb tidak memiliki hubungan hukum terhadap perkara kepailitan PT. Multicon dan perbuatan itu sudah kami laporkan juga ke Polda Metro Jaya, ini jelas perbuatan Permata Daulay juga jelas melanggar UU Perbankan,” jelasnya. 

Onggang Napitu juga menjelaskan bahwa laporannya telah diterima polisi dengan Nomor LP.2819/VI/2017/PMJ/Dit.Reskrimum. (nafi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.