Polisi Terus Lengkapi Berkas Rizieq

JAKARTA, kabarpolisi.com – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, terus menyelesaikan berkas perkara tersangka Rizieq Syihab, terkait kasus dugaan pornografi beredarnya percakapan mesum di situs baladacintarizieq.com.

“Kita tunggu saja ya. Kita masih menyelesaikan berkasnya dulu, kita lengkapi dulu, kita selesaikan semuanya. Seandainya nanti yang bersangkutan datang tinggal kita lakukan pemeriksaan, sudah jadi berkas itu,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Selasa (27/6).

Menurutnya, apabila dibutuhkan penyidik akan memeriksa saksi-saksi lagi untuk melengkapi pemberkasan.

“Itu kita lakukan ya. Tentunya setelah melihat pemeriksaan beberapa saksi, nanti kita lihat ada kekurangan atau tidak ya. Nanti kita gelarkan kalau kurang kita tambahi. Pasti kita lakukan itu,” ungkapnya.

Juru bicara Polda Metro Jaya ini menyampaikan, saksi-saksi yang diperiksa atau dimintai keterangan tentunya yang mengetahui kasus.

“Tentunya saksi yang mengetahui ya. Kita juga perlu memeriksa saksi. Saksi ahli juga sudah memenuhi belum, artinya kalau sudah, ya sudah,” katanya.

Seperti diberitakan, foto dan rekaman video screen capture berisi chat WhatsApp diduga antara Rizieq dan Firza Husein yang mengandung kata-kata serta gambar pornografi, viral di media sosial.

Selain itu, beredar juga suara diduga milik Firza bersama Fatimah alias Emma sedang membicarakan seseorang yang disebut-sebut bernama Habib Rizieq.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan penyidikan apakah benar chat dan foto-foto itu merupakan asli dari Rizieq dan Firza.

Setelah melakukan serangkaian penyidikan, polisi akhirnya menetapkan Rizieq dan Firza sebagai tersangka kasus dugaan pornografi.

Firza dan Rizieq dijerat dengan Pasal 4 ayat 1 Juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 Juncto Pasal 32 dan atau Pasal 8 Juncto Pasal 34 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. (Iyan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.