Proyek Pemasangan Pipa Air Minum Abaikan Keselamatan Kerja dan Masyarakat

Mentawai, kabarpolisi.com

Proyek pekerjaan pemasangan pipa air minum yang dikerjakan CV. Titian Kencana di Kecamatan Sipora Utara terkesan tidak mengindahkan keselamatan kerja dan masyarakat sekitarnya.
Pasalnya pekerja proyek tersebut tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat bekerja, tidak memasang peringatan (police line), serta meninggalkan pekerjaan dalam keadaan yang membahayakan bagi masyarakat.

Pemasangan pipa air minum di pinggir jalan melewati depan rumah penduduk, perkantoran, dan pertokoan ini terkesan mengabaikan dan menganggap tidak akan terjadi kecelakaan kerja dan kecelakaan pada masyarakat.
Hal ini dapat dilihat dari pekerja CV. Titian Kencana yang tidak menggunakan rompi dan helmet kerja.
Lebih lanjut, pekerja pelaksana proyek juga meninggalkan pekerjaan tersebut selesai jam kerja dalam keadaan yang dapat membahayakan masyarakat.

Saat konfirmasi, pihak kontraktor pelaksana CV. Titian Kencana, Edi Sonapel mengakui perusahaan telah menyediakan APD bagi pekerja.
Namun pekerja banyak yang tidak mau menggunakannya dengan alasan kurang nyaman jika dipakai saat bekerja.

“Perusahaan sudah menyediakan APD, baik rompi maupun helm kerja, tapi mereka tidak mau menggunakan karena merasa kurang nyaman,” kata Edi Sonapel memberikan keterangan.

Hal senada juga disampaikan Joni dari bagian logistik CV. Titian Kencana saat ditemui wawancara di Mess CV. Titian Kencana.

“Bekas potongan besi itu sudah dibengkokan dan sudah aman tadi. Terima kasih atas masukan informasinya,” ujar Joni kemudian.

Sementara pihak Konsultan Pengawas yang bertugas mengawasi pekerjaan pemasangan pipa air minum bernama Afrizal yang dihubungi oleh wartawan kabarpolisi.com belum bisa dijumpai sampai berita ini dimuat.
Awalnya wartawan menghubungi lewat telpon, Selasa (4/10) dan membuat janji wawancara besoknya.
Namun besok harinya, saat wartawan menghubungi kembali melalui telpon, tidak tersambung sehingga tidak jadi wawancara.

BACA JUGA  "Erick Hariyona" Pimpin ISSI Sumbar, Bertekad Bangkitkan Gairah Pariwisata

Lebih lanjut, ketika ditanya papan plang proyek, Joni mengatakan ada namun seudah rusak.(JJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.