Rumah Gerakan 98, Desak KPK Tahan Setya Novanto

Sayed Junaidi Rizaldi

JAKARTA,kabarpolisi.com– Tidak dari kalangan pakar hukum serta msyarakat saja memberikan apresiasi terhadap KPK. Sekjen Rumah Gerakan 98, Sayed Junaidi Rizaldi juga memberikan apresiasinya terhadap langkah Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Setiya Novanto sebagai tersangka baru dalam Kasus E-KTP. Aktivis 98 ini berharap sikap KPK ini dibarengi dengan lankah Penahanan terhadap Setnov. 

“Langkah menetapkan Setnov sebagai tersangka baru di kasus E KTP harus dibarengi dengan langkah penahan. Jangan memberikan celah pada Setnov untuk lepas dari jerat hukum. apalagi  politisi Golkar ini punya Power kuat dan dikenal lihai dalam soal tersebut,”tegas Sayed kepada awak media di Jakarta,  Senin (17/07/2017).

Selanjutnya Sayed  mengungkapkan bahwa sebwlumnya dirinya sempat ragu terhadap keberanian KPK menetapkan Setiya Novanto sebagai tersangka baru dalam kasus E-KTP.

“Saya bersyukur KPK ternyata masih menujukan Tajinya ditengah derasnga upaya pelemahan,  penetapan Setnov sebagai tersangka menepis anggapan berbagai pihak bahwa lembaga anti rasuah ini hanya mampu  menyetujuh koruptor – koruptor kelas terima,” ujar aktivis 98 yang akrab disapa Pak Ci ini. 

Dalam kesempatan itu juga Sayed berpesan agar KPK tidak perlu menanggapi serius Pansus Angket DPR yang menurutnya punya niat terselubung. 

“KPK meski tetap mempertahankan performa seperti ini,  jangan takut ama angket-angket tidak jelas itu.  Masyarakat cerdas dan alan tetap berdiri dengan KPK jika ada upaya pelemahan, “tutup Sayed.

Penetapan Setnov diumumkan langsung oleh Ketua KPK Agus Rahardjo pada konferensi pers di kantor KPK, Kuningan Jakarta, Senin (17/7/2017).

Kasus Korupsi yang sebelumnya menjerat kolega setnov di DPR Miryam S Haryani ini diketahui merugikan negara hingga 2,3 Triliyin Rupiah.

Editor : Ari Okta Maulana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.