Tak Ada Pelat Dewa, Dirlantas Polda Metro Jaya Akan Periksa Pelat Nomor Khusus

  • Bagikan

Nomor khusus

Jakarta – Di Jakarta dan wilayah sekitarnya banyak beredar pelat nomor khusus seperti RF, yang digunakan masyarakat di luar peruntukannya.

Karenanya, Polda Metro Jaya akan memeriksa kendaraan yang dicurigai menggunakan pelat nomor yang tidak sesuai peruntukannya.

Pelat-pelat tidak sesuai itu termasuk salah satu sasaran Operasi Patuh Jaya, yang saat ini tengah digelar Polda Metro Jaya.

“Ini harus diterangkan, tidak ada yang namanya pelat dewa, semua pelat sama kedudukannya di muka hukum,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Sambodo Purnomo Yudo, Kamis 23 September 2021.

Dikutip Pikiranrakyat-bekasi.com dari situs resmi Humas Mabes Polri, Sambodo menyebutkan pelat nomor khusus seperti RF, RFS atau lainnnya, diberikan untuk kendaraan dinas demi kerahasiaan.

Namun ketika kendaraan dinas menggunakan pelat khusus, statusnya tidak berbeda dengan kendaraan pribadi.

Artinya, semua kendaraan dinas dengan pelat khusus berwarna hitam, akan diperlakukan sama dengan kendaraan pribadi.

“Mereka sama dengan masyarakat umum, dan angota sekarang sudah punya keberanian menindak kendaraan tersebut,” katanya.

Pelat-pelat nomor kendaraan bermotor khusus itu disinyalir banyak yang dipalsukan dan disalahgunakan.

Pemakainya menganggap, penggunaan pelat nomor khusus memberikan keistimewaan buat mereka.

Terbukti, hingga dua hari pelaksanaan Operasi Patuh Jaya, sebanak 71 kendaraan ditindak karena penyalahgunaan pelat nomor khusus.

“Tidak ada pandang bulu, kita akan tindak semuanya bila memang mencurigakan kita periksa surat-suratnya,” ucap Sambodo.

Pelat nomor khusus

Selain untuk kendaraan masyarakat umum, ada beberapa nomor polisi (nopol) yang tergolong istimewa karena dibuat khusus untuk kalangan tertentu seperti pejabat negara. Pelat nomor khusus tersebut seperti RFS, RFD, RFL, RFU, dan juga kode huruf lainnya yang menyesuaikan dengan kedinasan.

BACA JUGA  Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Buka Suara Soal Telegram Kapolri Harap Disimak
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *