Karena Tidak Ada Izin, Polisi Bubarkan Aksi Pendukung Ahok di Batam

Aksi pendukung Ahok di Batam (Foto detik.com)

BATAM, kabarpolisi.com – Polresta Batam membubarkan aksi massa pendukung Ahok di alun-alun kantor Wali Kota Batam, Kepulauan Riau, karena tak memliki izin, Sabtu (13/5) malam.

Massa yang tergabung dalam aksi Solidaritas Penyalaan Lilin untuk Save NKRI dan Kebhinekaan ini dibubarkan lantaran tidak memiliki izin keramaian yang di keluarkan oleh kepolisian.

Kapolresta Barelang Batam, AKBP Hengky mengatakan, aksi solidaritas penyalaan lilin di daerah alun-alun ini tidak memiliki izin keramaian yang dikeluarkan oleh kepolisian.

Sempat terjadi adu mulut antara petugas kepolisian dengan massa yang tidak mau bubar. Namun akhinrnya, sebagian besar massa berteriak dengan yel-yel Save NKRI dan bebaskan Ahok ini langsung dibubarkan paksa oleh kepolisian

“Aksi solidaritas penyalaan lilin malam ini tidak ada memiliki izin sama sekali. Meskipun itu aksi bela NKRI atau bela NKRI,” ujarnya.

Sebanyak 200 personel kepolisian bersenjata lengkap dari Polda Kepulauan Riau dan Polresta Barelang Batam turun ke lokasi di alun-alun Pemko dan lapangan Welcome To Batam yang merupakan titik kumpul massa.

Menurut Kapolresta Batam, aksi pembubaran yang dilakukan oleh pihak kepolisian terhadap massa untuk menghindari bentrokan yang dilakukan oleh provokator atau penyusup yang sengaja membuat perpecahan di antara massa.

Sementara itu, sejumlah tokoh masyarakat kota Batam kecewa dengan aksi polisi yang membubarkan paksa ribuan massa tersebut. Hal ini disampaikan salah seorang tokoh masyarakat yakni Ir Wirya Silalahi yang mengatakan aksi tersebut sebagai bentuk ungkapan masyarakat yang cinta NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Sejumlah tokoh masyarakat Batam sudah mengurus pemberitahuan dan permohonan izin keramaian kepolresta barelang, Namun selalu diundur dengan alasan keamanan ” ujar Wirya seperti dikutip detik.com (yulisman/tata tanur)

BACA JUGA  Polisi Tutup Tambang Ilegal di Gunung Merapi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.