DAERAH  

Iptu Aldy Lazzuardy Jadi Kasat Lantas Polres Padang Panjang, Tugas Berat Menanti

Kapolres Padang Panjang AKBP Novianto Taryono menandatangani naskah Sertijab Kasat Lantas Polres Padang Panjang dari AKP Dedy Antonius kepada IPTU Aldy Lazzuardi, Selasa (4/1/2022). (Foto : kredit humas Polres PP)

PADANG PANJANG – IPTU Aldy Lazzuardy mendapat promosi sebagai Kasat Lantas Polres Padang Panjang

Aldy menggantikan pejabat lama AKP Dedi Antonius yang ditarik ke Dirlantas Polda Sumbar dengan jabatan baru Kanit 1 Sigar Subdit Gakkum Ditlantas.

Aldy sebelumnya menjabat PS Paur Sim Sub Dit Reg Iden Polda Sumbar. Karena dibutuhkan lalu dipindahkan ke Padang Panjang.

AKP Dedi Antonius sempat menjabat selama sembilan bulan di Polres Padang Panjang.

Beban Berat

Kedatangan IPTU Aldy di Polres Padang Panjang sudah ditunggu beban berat.

Dalam eskpose akhir tahun, Kapolres AKBP Novianto Taryono menjelaskan bahwa kecelakaan lalulintas pada tahun 2021 naik dari 69 kasus pada 2020 menjadi 119 kasus.

Sebagian besar korban laka lantas tersebut adalah dari kalangan usia muda yakni berumur 16 – 30 tahun. Sebagian besarnya adalah pelajar.

Tetapi dari sisi penyelesaian kasus laka lantas juga terjadi kenaikan menjadi 90 kasus pada tahun 2021 lalu.

Kapolres juga melaporkan kasus pelanggaran marka jalan juga masih relatif tinggi yakni dari semula 70 kasus pada tahun 2020 naik menjadi 132 kasus pada tahun 2021.

Kasus penilangan pengendara juga menaik dari semula hanya 82O kasus menjadi 1037 kasus tilang.

Belum lagi kasus teguran terhadap penggunaan peralatan kendaraan juga naik cukup tajam.

Trend lain yang memusingkan Satlantas adalah terjadinya frekuensi kegiatan balap liar dan penyalahgunaan momentum balap liar untuk kejahatan seksual.

Kapolres pada saat itu mensitir agar hal ini menjadi perhatian dari semua pihak, termasuk personel Dinas Sosial supaya juga melakukan edukasi dan tindakan preventif terhadap kejahatan seksual di tingkat remaja itu.

Menurut Novianto, sampai saat ini masih ditahan 38 unit sepeda motor milik pebalap liar yang berhasil ditindak.

Penataan Jalur Lintas

Kabar baiknya, Polres Padang Panjang akan melakukan penataan terhadap arus lalintas untuk tujuan menghindari kemacetan, sekaligus menekan angka kecelakaan dan kejahatan di jalan raya.

Menurut AKP Novianto, salah satu kawasan yang akan ditata adalah di sekitar Mapolres Padang Panjang menjadi kawasan tertib lalulintas.

Siapa saja yang akan lewat di kawasan itu jika tidak menggunakan fasilitas berkendara, maka akan dikenakan sanksi tilang.

Kapolres juga sedang merancang sejumlah kawasan lain yang akan diberlakukan penataan lalu lintas dan tertib lalulintasnya.

Selain juga mengadakan penerangan di sejumlah titik daerah lantas yang dikuatirkan berpotensi menjadi sumber kecelakaan lalulintas dan kejahatan jalan raya.

“Kita memprioritaskan daerah Silaing untuk mendapatkan penerangan itu. Dan kita juga sudah kordinasi dengan dinas terkait,” papar mantan Kordinator Sekreris Pimpinan Pribadi Kapolda Sumbar masa Irjen Toni Harmanto ini.

Kapolres juga menyampaikan bahwa untuk meningkatkan pelayan kepada masyarakat, Polres akan membuat satu unit laka lantas dengan kekuatan 60 personel, yang sebagian tenaganya diambil dari Sat Sabhara dan Samapta Polres Padang Panjang.

Kapolres meminta pejabat baru Kasat Lantas agar segera cepat menyesuaikan diri dan menjadi motor penggerak Satlantas dalam pelaksanaan tugas.

Sertijab Kasat Lantas ini dilakukan di halaman depan Mako Polres Panjang, Selas (4/1) pagi.

Mutasi jabatan ini berdasarkan Kep Kapolda Sumbar Nomor KEP/581/XII/2021 tanggal 24 Desember 2021.

Turut menyaksikan sertijab ini Waka Polres Kompol Alvira, SH dan pejabat utama dan personel Satlantas Polres Padang Panjang. (*)

Awaluddin Awe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.