DAERAH  

Jembatan Tanjung Gemuk Ambruk

MERANTI, kabarpolisi.com – Melonjaknya penumpang pada H+3 Lebaran Idul Fitri 1438 H diseluruh pelabuhan yang ada di Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, mengakibatkan ambruknya jembatan Tanjung Gemuk, Desa Tanjung Gadai, Kabupaten kepulauan Meranti.

Kepala Dinas Perhubungan Meranti, Indra Msi melalui Kabid Perhubungan Laur Syaiful Johan SE kepada awak media saat pres rilis, Selasa (24/06) mengatakan ambruknya jembatan tersebut disebabkan melonjaknya penumpang yang hendak berjalan menggunakan transfortasi Air.

“Dari keterangan saksi kita mendapatkan keterangan, pada saat itu penumpang berkisar 40 orang ppenumpang serta pengantar berada diujung ruang tunggu dan saat itu speedboat Teluk Kepau sedang bersandar di pelabuhan ditepi pelabuhan ini dan beberapa penumpang mulai memasuki kedalam speed tersebut,”terang Kabid

Setelah beberapa lama penumpang menaiki speedboat, terdengar suara robohan dari bawah jembatan, penumpangpun sontak berteriak minta tolong. Pada akhirnya penumpang dapat diselamatkan dan ada 1 orang mengalami luka ringan.

Syaiful menyebutkan bahwasanya jembatan tersebut merupakan jembatan yang dibuat masyarakat yang saat ini tidak layak huni digunakan. “Kita sudah Menyurati Camat setempat agar masyarakat tidak dapat menggunakan jembatan tersebut. Jembatan itu dibangun pada waktu 10 tahun yang lalu, jadi sudah tidak layak kita pergunakan, “tutup Syaiful

Di tempat yang sama Kabid Sarana Prasarana, Syahril SE M.Sc menambahkan personil Perhubungan Meranti khususnya dibidang pelabuhan akan selalu melakukan pengecekan serta patroli sesuai arahan dari kepala dinas.

“Dari hasil pengecekan kami dilapangan ada beberapa Pelabuhan Desa kondisinya sudah tidak layak pakai salah satunya jembatan Tanjung Gemuk Desa Tanjung Gadai, Kecamatan Tebing Tinggi Timur. Pelabuhan yang tidak layak digunakan untuk Bongkar muat dan turun naik penumpang masih tetap digunakan warga Dusun itu, alasan mereka keberadaan dermaga itu dekat dari rumah dan sudah terbiasa, padahal kurang lebih 150 M dari lokasi sudah ada jembatan pemda yang dibangun tahun 2009 lalu, namun warga masih enggan mengunakan sarana terebut.

“Pada tahun anggaran 2017 Pemda Kabupaten Meranti sudah menganggarkan pembangunan jembatan permanen 3,5 M jaraknya ideal antara dua dusun dari desa tanjung gadai, yang mana pengerjaan iini masih berjalan,”tutupnya (Rama Meranti)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.