DAERAH  

Kasat Baru Bergerak Cepat, Sehari Empat Pemain Narkoba Dibekuk

AKBP Donny : Padang Panjang Zero Narkoba!

AKBP DONNY BRAMANTOKapolres Padang Panjang

PADANGPANJANG – Pindah dari Polres Tanah Datar ke Polres Padang Panjang sebagai Kasatresnarkoba, AKP Yaddi Purnama SH menunjukan kelasnya.

Dalam rentang satu hari, Rabu (5/20), pasukan Yaddi berhasil menggulung empat pemain narkoba di tempat yang berbeda beda. “Keempat pelaku, sudah kami amankan di Mapolres,” ujar Yaddy dalam siaran Pers Subag Humas Polres Padang Panjang yang dikirimkan via WA Grup Humas Polres, Sabtu (7/10).

Gebrakan Yaddy ini boleh dikatakan cukup menggemparkan kota Padang Panjang. Sebab, baru seminggu jadi Kasat, AKP Yaddy yang didukung
Kaur Bin Ops Narkoba Ipda Ricky Naldo,S.H dan personil, berhasil menggulung empat pemain narkoba dalam satu hari.

Gerakan Yaddy persis seperti disebutkan Kapolres Padang Panjang AKBP Donny Bramanto kepada wartawan beberapa waktu lalu, kota Padang Panjang adalah kota perlintasan orang dan ‘barang haram’. “Meskipun kotanya kecil, di sini tempat lalu lintas narkoba dari dan ke daerah sasaran lain,” ujar Kapolres waktu itu.

Dijelaskan Yaddy bahwa keempat pelaku yang berhasil diciduk itu berinisial AR (30th) , GD (29th) , ER (32 th),dan FO (29th). Mereka ditangkap di tempat yang berbeda.

Penangkapan diawali terhadap AR di sebuah di perumahan Gunung Saiyo Padang Reno kelurahan Koto Panjang, sekitar pukul 12.45 Wib. Saat digrebek, AR sempat berusaha kabur lewat belakang rumah dan membuang barang bukti diduga berupa sabu. Tetapi petugas berhasil meringkusnya.

Dari tangan AR polisi mengamankan satu buah plastik bening berisikan enam paket kecil yang diduga narkotika jenis sabu sabu yang di bungkus dalam pipet warna biru, dan satu buah timbangan digital warna silver.

Dari hasil pengembangan penangkapan AR, Polisi kemudian memburu GD dan meringkusnya di sebuah rumah yang beralamat di Jorong lubang batu Nagari Kapalo Hilalang Kabupaten Padang Pariaman. Dan, dari keterangan GD diperoleh info bahwa BB didapat dari salah satu teman perempuannya bernama ER.

Tidak sampai satu jam, ER berhasil diringkus di sebuah rumah di daerah Bukit Surungan Kecamatan Padang Panjang Barat. Saat ditangkap ER yang berprofesi sebagai pedagang harian ini bersikap kooperatif dengan mengakui dan menunjukkan dimana dirinya menyimpan barang bukti jenis sabu beserta alat hisapnya serta bukti lainnya di rumah itu.

Dari ER petugas mengamankan dua buah paket (satu kantong paket besar dan satu paket kecil ) diduga narkotika jenis sabu beserta alat hisapnya.

Masuk Info dari Ganting

Pada saat petugas sedang melakukan pendalaman terhadap ketiga pelaku, petugas kembali mendapatkan informasi dari masyarakat tentang keberadaan FO di daerah Ganting yang diduga sebagai pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu juga.

Petugas pun langsung bergerak cepat ke lokasi dan menemukan FO sedang berada di tepi jalan Tabek Gadang Kelurahan Ganting sekitar pukul 17.00 Wib.

Saat ditangkap, polisi menemukan satu paket yang diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus dalam plastik bening dibalut uang kertas pecahan Rp2.000 yang diduga sebagai modus warga Nagari Batipuah ini mengelabui petugas.

Kapolres Padang Panjang AKBP Donny Bramanto mengapresiasi kerja AKP Yaddy dan anak buahnya, dalam satu hari bisa menangkap empat pemain sabu sekaligus.

“Kita akan ungkap terus segala bentuk penyalahgunaan narkotika di Kota Serambi Mekah ini, sebab sangat merusak masa depan anak bangsa,” ujar Donny.

Kapolres yang berpenampilan low profile ini bertekad akan membebaskan Kota Padang Panjang dari narkotika. “Untuk itu kami akan selalu menyosialisasikan bahaya narkoba kepada seluruh elemen masyarakat,” ujar perwira polisi yang sebagian besar penugasannya di satuan narkoba, termasuk di BNN. (*)

AWALUDDIN AWE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.