Polisi Segera Bertindak, Lagi Jurnalis Jadi Korban Kebrutalan Orang Bagak di Payakumbuh

  • Bagikan

Arben Masri wartawan jaringan Kabarpolisi Media Group tergeletak lemas dianiaya Dody. (Ist)

Payakumbuh – Makin banyak saja masyarakat yang tidak paham tugas jurnalis dalam meliput berita. Bukan hanya menggunakan kata-kata kasar. Namun Arben Masri alias Ben Pitopang wartawan jaringan media Kabarpolisi Media Group (mengelola 20 media online) dianiaya Dodi urang bagak Suku Piliang.

Begini kejadiannya. Wartawan Kabarpolisi Media Grup Limapuluh Kota- Payakumbuh, mengikuti rombongan Palanta Aksi Sosial (Paksa ) yang dikomandoi Ferizal Ridwan, diduga telah dianiaya tuan rumah Dody, dirumah gadang Piliang ( milik Ny. Yeni Fetra isteri Mukhtaruddin, mantan bupati Anambas Kepri ), Minggu, 19/12 siang.

Akibat perlakuan main hakim tuan rumah, Dody disebutkan melerai pertengkaran wartawan kabarpolisi.com, Arben Masri alias Ben Pitopang dengan rekannya sesama meliput kegiatan sosial Paksa, berikan bantuan sembako terhadap warga miskin di rumah gadang milik Yeni Fetra, namun tiba- tiba Ben Pitopang mendapat bogem mentah dari urang bagak (jagoan) yang bernama Dody.

Akibat perlakuan main hakim Dody, Ben Pitopang laporkan peristiwa tersebut ke Polsek Suliki dengan No. LP/K/15/XII/2021 yang ditanda tangani Bripka Khairul Ababil.

Selanjutnya, Bripka Khairul Ababil mendampingi Ben Pitopang melakukan pemeriksaan ( Visum at Revertum ) ke RSUD Akmal Darwis Suliki, dan diakui petugas medis, benar ada benjolan bekas kekerasan di bagian atas pelipis dan di pipi korban, ujar petugas medis.

Ben Tanur Wartawan senior Indonesia yang juga pemilik jaringan media Kabarpolisi Media Group mengutuk keras kejadian.

“Gak usahlah cara brutal ini dilakukan kepada siapa pun apalagi wartawan. Saya akan bawa kasus ini ke Polda Sumbar. Kalau berantem di ring tempatnya. Bukan wartawan jadi sasaran. Ndak usah sok jago. Indonesia negara hukum. Pelaku harus diproses secara hukum, kata Ben.

BACA JUGA  Kapolda Maluku Silaturrahmi dengan Insan Pers

Ben Tanur yang sudah 30 tahun lebih bergelut dalam dunia jurnalistik mengucapkan terimakasih kepada Polsek Suliki. Saya juga akan telpon Kapolres dan Wakapolres Kabupaten 50 Kota,” kata cicit Syech Abbas Abdullah Padangjapang, Kabupaten Liko.(Bendang)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *