Teddy Minahasa Serang Dody Prawiranegara, Sebut Jual Sabu buat Urus Ambisi Naik Pangkat

Kabarpolisi.com – Eks Kapolda Sumatera Barat Inspektur Jenderal Teddy Minahasa Putra menduga eks Kapolres Bukittinggi Ajun Komisaris Besar Polisi Dody Prawiranegara ingin naik pangkat. Tudingan ini muncul saat Teddy mengutip percakapan antara asisten Dody, Syamsul Ma’arif alias Arif, bersama dengan kapolres itu.

 

“Padahal di sini jelas mengurus pangkat menjadi Kombes Pol dan langsung berhubungan dengan Mabes,” kata Teddy saat sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis, 23 Februari 2023.

Konteks awalnya adalah Teddy memerintahkan untuk memusnahkan empat kilogram dari lima kilogram sabu yang belum terjual dan beredar. Anggapan jenderal bintang dua itu sebagai undercover untuk penjebakan Linda Pujiastuti alias Anita.

 

Perintah itu terdata pada tanggal 24 September 2022. Namun sabu itu tetap dicarikan pembeli, yang turut menyeret eks Kapolsek Kalibaru Komisaris Polisi Kasranto dan Ajun Inspektur Polisi Janto Parluhutan Situmorang, serta Linda Pujiastuti alias Anita.

Linda mengatur lima kilogram sabu tersebut selama di Jakarta sebelum diperjualbelikan. Dia juga menuding bahwa sabu itu titipan Teddy Minahasa dan pernah berkomunikasi via WhatsApp.

Jenderal bintang dua itu kemudian membeberkan isi pesan antara Arif dan Dody yang dimaksud soal kenaikan pangkat untuk Dody.

“Bikin interval waktu bang, toleransi turun kombesmu itu kapan? Jika ra (enggak) jelas sebaiknya musnahkan. Lalu sesuai rencana aja kita cairkan tembak Mabes’,” ujar Teddy Minahasa mengutip percakapan tanggal 26 September 2022.

Dia pun bertanya maksud dari pesan tersebut kepada Arif. Namun, Arif tidak menjawab spesifik dan menegaskan tidak ada rencana memanfaatkan sabu yang tersisa.

 

Hotman Paris tuding Dody ingin pakai uang penjualan narkoba untuk urus naik pangkat

BACA JUGA  Berikan Layanan Optimal ke Masyarakat, Polri Fokus Penguatan Transparansi Informasi Publik

 

Hotman Paris Hutapea, pengacara Teddy, juga bertanya soal keinginan Dody berambisi ingin naik pangkat. Tetapi Arif mengaku tidak tahu. “Kalau itu saya tidak tahu,” tutur Arif.

Dugaan keinginan naik pangkat itu muncul setelah Dody dimutasi dari jabatannya Kapolres Bukittinggi menjadi Kepala Bagian Pengadaan Biro Logistik Polda Sumatera Barat. Dody ditengarai pernah bercerita kepada Arif Hadi Prabowo, ajudan Teddy, soal keinginan naik pangkat dan kenaikan tipe Polres Bukittinggi.

Hotman Paris menduga uang hasil penjualan narkoba itu untuk mengurus kenaikan pangkat menjadi komisaris besar polisi.

“Nanti uang penjualan dicairkan, dipakai untuk kenaikan pangkat kamu dari AKBP menjadi Kombes di Mabes,” katanya setelah sidang. ***

 

Source: Tempo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.