DAERAH  

Untuk Tekan Angka Kecelakaan, Kapolres Cimahi Adakan Dialog dengan Pengusaha Bus Angkutan Umum

Kapolres Cimahi AKBP Ade Ary Syam Indradi dialog pengusaha angkutan umum

CIMAHI, kabarpolisi.com – Kapolres Cimahi AKBP Ade Ary Syam Indradi mengatakan kecelakaan lalu lintas yang terjadi selama ini dan banyak menimbulkan korban jiwa, pada umumnya disebabkan unsur kelalaian.

“Faktor-faktor penyebab kecelakaan lalu lintas itu diantaranya adalah faktor manusianya, kemudian faktor alam, kondisi kendaraan dan faktor jalan. Namun pada umumnya kecelakaan terjadi karena unsur kelalaian,” ungkapnya kepada wartawan, usai mengadakan pertemuan dengan jajaran lalu lintas Polres Cimahi, Dinas Perbubungan dan Dinas PU Kabupaten Bandung Barat dan Kota Cimahi serta para pengusaha bus dan angkutan orang lainnya, Rabu (3/5/2017).

Oleh karena itu, kata kapolres, unsur kelalaian tersebut harus diinvetarisir dan dicegah dengan sekuat tenaga.

Menurut Kapolres, pertemuan tersebut dilakukan dalam bentuk silaturahmi dan dialog dengan tujuan untuk menginventarisir kendala, permasalahan serta pengalaman yang pernah dialami terkait dengan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Kapolres Cimahi menyebutkan, di wilayah hukum Polres Cimahi ada terdapat sejumlah jalur rawan kecelakaan lalu lintas di Cisarua dan Lembang dan sudah dipasang tanda-tanda bahaya yang tidak boleh dilanggar.

Kemudian masalah disiplin lalulintas juga dibahas. Pada pertemuan itu semua sepakat agar pelanggaran lalu lintas dan kasus tindak pidana yang terjadi akibat kecelakaan lalu lintas akan dilakukan penindakan sesuai porsinya.

Kapolres mengatakan, para pengusaha dan organda mengakui butuh pengawasan dilapangan dari kepolisian untuk mengawasi supirnya dalam rangka penegakan hukum yang lebih baik sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas. (zigit)

BACA JUGA  Kapolsek Muntilan Sambangi Pangkalan Ojek Tugu Besi, Giat "Jum'at Curhat" Serentak Polresta Magelang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.