DAERAH  

Blak-blakan Polda Jateng Soal Tambang Ilegal: Ditutup Buka Lagi

Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Dwi Subagio

 

 

Kabarpolisi.Com  –  Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Dwi Subagio mengungkap tambang Ilegal selalu muncul kembali tak lama setelah ditutup. Menurutnya, mengatasi tambang ilegal harus melibatkan banyak pihak.
Sebab, dalam periode Januari-Oktober, Polda Jateng sudah mengungkap 25 kasus tambang ilegal dengan menetapkan 27 orang sebagai tersangka. Namun, aktivitas pertambangan tetap tak berhenti.

“Permasalahan tambang ini kan bukan satu-dua bulan, ini kan sudah lama, yang terjadi kan kucing-kucingan ini, begitu kita tutup, sebentar nanti ada lagi,” katanya. Saat di temui di kantornya jalan Sukun Raya, Banyumanik, Semarang, Rabu (30/11/2022).

Melansir dari detikJateng Ternyata, masalah tambang ilegal juga tidak hanya menghantui Klaten namun juga beberapa wilayah lain di Jawa Tengah. Dwi mengakui bahwa pihaknya kesulitan untuk mengawasi pertambangan itu karena sifatnya yang kucing-kucingan.

“Nggak mungkin juga stay selama 24 jam setiap hari. Peran serta masyarakat memang diperlukan,” katanya.

Karena itu, ia mengapresiasi rapat koordinasi yang telah dilakukan untuk mencari solusi masalah tambang ilegal di Jateng. Sebab, selama ini masalah tersebut masih dihadapi secara parsial.

“KPK juga memberi jalan untuk kita duduk bersama menyelesaikan permasalahan ini secara menyeluruh, tidak parsial, selama ini kan masih parsial nih,” katanya.(Tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.