DAERAH  

Oknum Timses Caleg Diduga Pungli Bantuan Rehab Rumah dari PUPR di Banyumas

Polresta Banyumas menyediakan nomor khusus bagi masyarakat yang ingin membuat aduan atau memberikan informasi mengenai suatu hal di lingkungannya.

Kabarpolisi.Com – Banyumas, Sejumlah warga Desa Sokawera, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengadukan dugaan pungli dalam penyaluran program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2023.

Bantuan senilai Rp 20 juta dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu diduga disunat oleh oknum tim sukses salah satu calon anggota legislatif (caleg).

Salah satu penerima bantuan, Agus Sukimin mengatakan, besaran potongan itu bervariasi antara Rp 200.000 sampai Rp 2 juta per orang.

Kalau saya dipotong Rp 1 juta, katanya untuk sedekah partai,” kata Agus, dikutip dari Kompas.Com, Kamis (11/1/2024).

Warga lainnya, Jamal mengatakan, mertuanya sebagai penerima bantuan itu dimintai uang sebanyak Rp 2 juta.

Bantuan rehab rumah tidak layak huni itu dilaksanakan antara bulan September-Oktober 2023.

“Saya dimintai Rp 2 juta, saya janjikan setelah uang turun dari pendamping BSPS. Baru saya kasih Rp 1 juta,” ujar Jamal.

Berbeda dengan penerima bantuan lainnya, Ishak yang mewakili mertuanya mengaku, hanya menyerahkan uang kepada oknum tersebut Rp 200.000 dari permintaan awal Rp 2 juta.

“Karena saya ngeyel, jadi hanya Rp 200.000,” kata Ishak.

Ishak mengatakan, di desanya ada 20 warga yang menerima BSPS. Dari jumlah tersebut, hanya satu orang yang menerima bantuan secara utuh.

Bantuan sebesar Rp 20 juta itu diberikan dalam bentuk material senilai Rp 17,5 juta. Sedangkan sisanya Rp 2,5 juta diterima cash untuk biaya jasa tukang.

Ketika dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Adryansyah Rithas Hasibuan membenarkan adanya aduan tersebut.

“Baru pengaduan kemarin, sekarang masih pendalaman. Kami periksa saksi-saksi dan (mengumpulkan) alat bukti,” ujar Andryansyah.

( Tri )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.